Pencuri Modus Test Drive Bawa Kabur Motor Kawasaki ER6N di Jagakarsa

Aksi pencurian sepeda motor dengan modus test drive terjadi di Jalan Sadar Raya Nomor 100 A, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
ilustrasi pencurian sepeda motor - Aksi pencurian sepeda motor dengan modus test drive terjadi di Jalan Sadar Raya Nomor 100 A, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, JAGAKARSA - Aksi pencurian sepeda motor dengan modus test drive terjadi di Jalan Sadar Raya Nomor 100 A, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Pelaku yang beraksi seorang diri membawa kabur motor Kawasaki ER6N berwarna putih dengan nomor polisi B 4354 SYX.

TONTON JUGA

"Kejadiannya Rabu (5/5/2021) sekitar pukul 15.40," kata korban pencurian bernama Fachri saat dikonfirmasi, Jumat (7/5/2021).

Fahri menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika ia hendak menjual sepeda motornya melalui situs jual beli online.

Ia mem-posting sejumlah foto motor yang akan dijual, dilengkapi dengan nomor telepon untuk mempermudah komunikasi dengan calon pembeli.

Tak berselang lama, pelaku yang berpura-pura sebagai pembeli menghubungi nomor yang tertera di situs jual beli.

Baca juga: Bongkar Poligami Uje, Umi Pipik Dapat Sindiran dari Bekas Istri Sunu: Jadi Gemes, Biar Apa Coba?

Baca juga: Ditinggal Pemilik Mudik, 2 Gudang Plastik di Cakung Terbakar

Baca juga: Konser Musik di Pasar Minggu, Penyelenggara dan Manajemen Cibis Park Didenda Rp 50 Juta

"Jadi itu motor dijual dan upload ke OLX. Pelaku chat, mau lihat motor dan nego harga. Hari Rabu pelaku datang," ujar Fachri.

Gerak-gerik pelaku saat tiba di kediaman korban terekam CCTV.

Ia turun dari sebuah mobil yang merupakan taksi online.

Dalam rekaman CCTV, pelaku menggunakan kaos berwarna merah yang dan kemeja kotak-kotak, serta mengenakan celana panjang hitam, topi, dan masker.

"Lalu dia mau coba test drive. Awalnya saya nggak kasih dan saya minta test drive di pekarangan rumah saja," tutur Fachri.

"Tapi dia ngotot mau coba motornya (keluar rumah) karena mau ngerasain power dan motornya masih enak atau tidak," tambahnya.

Korban pun akhirnya mengizinkan pelaku test drive keluar rumah.

Korban berpikir pelaku datang bersama saudaranya sehingga ada jaminan.

Baca juga: Bongkar Poligami Uje, Umi Pipik Dapat Sindiran dari Bekas Istri Sunu: Jadi Gemes, Biar Apa Coba?

Namun, orang yang datang bersama pelaku adalah sopir taksi online.

Alasan test drive ternyata hanya modus pelaku untuk menggasak motor korban. Pelaku pun kabur dengan membawa motor curiannya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved