Breaking News:

Dua RW di Kebon Pala Terendam Banjir 1 Meter Imbas Luapan Kali Ciliwung

Permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur terendam banjir luapan Kali Ciliwung pada Minggu (9/5/2021)

TribunJakarta.com/Bima Putra
Permukiman warga Kebon Pala korban banjir luapan Kali Ciliwung di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (9/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur terendam banjir luapan Kali Ciliwung pada Minggu (9/5/2021).

Herman (38), warga setempat mengatakan banjir dengan ketinggian berkisar satu meter mulai menjamah permukiman RW 04 dan RW 05 sekira pukul 04.00 WIB.

"Ketinggiannya sempat satu meter lebih. Banjir karena air kiriman dari Bogor, Depok, dan Jakarta hujan lokal juga dari kemarin malam," kata Herman di Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (9/5/2021).

Sejak pagi hari warga memindahkan kendaraan bermotor mereka ke sekitar kantor Kelurahan Kampung Melayu yang konturnya lebih tinggi dan tak terdampak banjir.

Sementara warga memilih bertahan di lantai dua rumah mereka masing-masing hingga air surut dengan persediaan makanan yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

"Sekitar jam delapan pagi tadi air memang mulai surut, tapi ketinggian tetap sekitar satu meter. Kalau surut totalnya ya belum tahu juga, tergantung cuaca nanti siang atau sore hari saja," ujarnya.

Baca juga: Pemain Manchester City Kirim Takjil dan Paket Makanan untuk Warga Jakarta

Baca juga: Serpong Utara Ring 1 Pengetatan Protokol Kesehatan Pasca-Temuan Kasus Virus Corona Varian India

Baca juga: Dishub Kota Bekasi Pastikan Melintasi Wilayah Aglomerasi Tak Perlu SIKM

Herman menuturkan bila hujan deras kembali mengguyur Jakarta dan sekitarnya, Kali Ciliwung yang alirannya membentang di permukiman warga dapat kembali meluap.

Menurutnya ketinggian banjir berkisar satu meter masih 'normal' bagi warga Kebon Pala yang sudah puluhan tahun jadi korban banjir luapan Kali Ciliwung karena kontur permukiman mereka rendah.

"Kalau terganggu sama banjir ya pasti, mengganggu aktivitas warga. Capek bersih-bersih rumah, sering habis dibersihkan besoknya banjir lagi. Tapi may bagaimana lagi," tuturnya.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, hingga pukul 11.35 WIB ketinggian air di permukiman warga Kebon Pala RW 04 dan RW 05 masih berkisar satu meter.

Banjir yang merendam sedikitnya puluhan rumah warga Kebon Pala di RW 04 dan RW 05 ini merupakan kedua kalinya selama bulan Ramadan 1442 Hijriah.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved