Breaking News:

Koalisi Perempuan Indonesia untuk Al Quds dan Palestina Kecam Aksi Kekerasan di Al Quds

Koalisi Perempuan Indonesia untuk Al Quds dan Palestina (KPIQP) memberikan perhatiannya untuk kota Al Quds, Palestina.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Ketua Koalisi Perempuan Indonesia untuk Al Quds dan Palestina (KPIQP), Nurjanah Hulwani, saat mengikuti virtual zoom bertajuk 'Munasoroh Virtual Palestina, Umat Bela Al Quds' pada Minggu (9/5/2021). 

"Merujuk pada juru bicara kantor HAM PBB Rupert Colville, pemindahan penduduk sipil ke wilayah pendudukan ini tindakan ilegal di bawah hukum internasional dan berpotensi sebagai bentuk kejahatan perang," sambungnya.

Nurjanah mengingatkan bahwa persoalan Al Quds sejatinya persoalan kemanusiaan. 

"Seorang politisi harus memerankan perannya dalam politik untuk pembebasan Al Quds," tutur dia.

"Persoalan Al Quds bukan sekadar tanggung jawab lembaga kemanusiaan ataupun KPIQP," tutup dia.

Zenah Said Amr, Guru Majelis Taklim di Al Aqsa memaparkan mengenai penderitaan perempuan dan anak di wilayah Al Quds

"Warga Al Quds menjadi terlantar akibat perampasan rumah-rumah mereka. Israel telah merampas seluruh sendi-sendi hak-hak kemanusiaan yang paling asasi warga Al Quds," kata Zenah, pada kesempatan yang sama. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved