Breaking News:

Tiga Maling Burung Kontes Warga Ciracas Jakarta Timur Diringkus

Unit Reskrim Polsek Ciracas, Polrestro Jakarta Timur meringkus komplotan maling burung kontes yang beraksi di permukiman warga Kelurahan Cibubur.

TRIBUNNEWSBOGOR/MOHAMAD AFKAR SARFIKA
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Jajaran Unit Reskrim Polsek Ciracas, Polrestro Jakarta Timur meringkus komplotan maling burung kontes yang beraksi di permukiman warga Kelurahan Cibubur.

Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono mengatakan ketiga pelaku yakni Andria (34), Budiseto (38), dan Dodi Selamet (35) diringkus pada Sabtu (8/5/2021) di rumah mereka, wilayah Kecamatan Cakung.

"Para pelaku merupakan komplotan maling burung di Jalan Cibubur VIII pada Rabu (5/5/2021) sore. Burung yang diambil ada dua, jenis Murai Batu," kata Jupriono saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Minggu (9/5/2021).

Baca juga: Adam Ibrahim Dalang Hoaks Babi Jadi-Jadian di Depok Berprofesi Sebagai Penjual Sangkar Burung

Baca juga: Kolaborasi Bersama Nelayan Demi Penyelamatan Burung Angin di Teluk Jakarta

Baca juga: Burung Jadi Malapetaka, Pemuda 21 Tahun Babak Belur Hingga Pendarahan di Otak, Kok Bisa?

Ketiga pelaku diringkus setelah pemilik burung yang merugi sekitar Rp 5.2 juta melapor ke Unit Reskrim Polsek Ciracas dan menyerahkan bukti rekaman CCTV saat pelaku beraksi.

Berdasar rekaman CCTV tersebut jajaran Unit Reskrim Polsek Ciracas melakukan penyelidikan hingga mendapat informasi keberadaan Andria, Budiseto, dan Dodi lalu melakukan penangkapan.

"Barang bukti yang diamankan dua burung jenis Murai Batu berikut sangkarnya yang belum dijual. Lalu satu buah sangkar burung diduga hasil curian mereka sebelumnya yang sudah dijual," ujarnya.

Jupriono menuturkan jajarannya dari hasil pemeriksaan sementara ketiga pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian burung kontes bernilai jutaan rupiah di Jakarta Timur.

Dalam aksinya, mereka berkeliaran di permukiman warga menggunakan sepeda motor hingga mendapati burung kontes yang ditempatkan di teras rumah dan dirasa mudah dicuri.

"Ketika beraksi mereka berbagi tugas, ada yang duduk di motor mengawasi keadaan dan ada yang mengambil burung. Mereka ini tidak ragu untuk beraksi di siang hari sekalipun, kalau dirasa aman ya mereka ambil," tuturnya.

Jupriono menyebut ketiga pelaku berikut barang bukti burung hasil curian kini sudah diamankan di Mapolsek Ciracas untuk keperluan penyidikan lebih lanjut dan pembuatan berkas perkara.

Ketiga pelaku yang masih tercatat warga Jakarta Timur dijerat pasal 363 ayat I KUHP tentang pencurian disertai pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

"Sekarang kita sedang melakukan pengejaran satu pelaku anggota komplotan atas nama Abas yang melarikan diri. Untuk ketiga pelaku sudah ditetapkan jadi tersangka dan ditahan," lanjut Jupriono.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved