Ziarah Makam

Makam Keramat Tajug Tubagus Atif: Ketinggian Tanah Naik 110 Meter Hingga Kerap Diziarahi Caleg

Tubagus Muhammad Atif merupakan penyebar Islam pertama di kawasan Tangsel, atau yang dulu disebut wilayah Benteng Selatan

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Dari depan Keramat Tajug, Serpong, Tangsel, Minggu (9/5/2021). 

Setelah dimakamkan, keajaiban terjadi. Hanya dalam waktu semalam, permukaan tanah tajug yang menjadi makam itu naik hingga 77 meter.

Sos Rendra mengatakan, tidak ada yang bisa menjelaskan proses naiknya muka tanah itu. 

"Paginya setelah dimakamkan itu, tanahnya tiba-tiba meninggi. Enggak ada yang tau prosesnya, tiba-tiba tinggi. 77 meter ketinggiannya," ujar Sos Rendra.

Posisi Makam Keramat Tajug memang seperti bukit jika dilihat sekarang.

Meskipun memang dataran di wilayah Serpong itu beberapa  tinggi rendah, sehingga di beberapa ruas jalannya menanjak. 

Namun Sos Rendra menekankan bahwa posisi tajug dulu berada di antara Kali Jaletreng dan sawah, yang artinya sejajar.

"Dari sawah dan kali. Tapi ketika itu tiba-tiba tinggi 77 meter," jelasnya.

Baca juga: Sepenggal Kisah Makam Keramat Raden Ateng Kertadria: Tempat Petilasan yang Kerap Didatangi Peziarah

Bahkan saat ini, ketinggian muka tanahnya naik menjadi 110 meter. Sos Rendra menduga tanah Makam Keramat Tajug itu terus bertumbuh. 

"Kemarin pas diukur sama Dinas Perkim, saya musrembang, 110 meter ketinggiannya. Jadi semakin hidup. Itu salah satu karomah kramat tajug," kata Sis Rendra.

Didatangi Caleg

Makam sosok penyebar Islam itu selalu ramai didatangi, hampir setiap hari. Namun karena pandemi Covid-19, peziarah menurun drastis.

"Ya kebanyakan mah ziarah kubur. Yang pertama kita ingat mati, yang kedua kita mendoakan ahli kubur," kata Abdul Haris (62), juru kunci makam.

Haris mengungkapkan, secara umum ada dua waktu ziarah di Keramat Tajug, dan selalu ramai, yakni sehari setelah Idul Fitri dan sebelum Ramadan.

"Ramainya setelah hari raya satu hari, seminggu tuh ramai. Dan sebelum Ramadan," ujar Haris.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved