Politisi Gerindra Oktasari Sabil Kembali Berbagi Berkah dan Tambah Anak Asuh

Kader Partai Gerindra Oktasari Sabil melakukan rutinitasnya berbagi keberkahan dan menyapa masyarakat yang kurang mampu.

Editor: Wahyu Aji
Kader Partai Gerindra Oktasari Sabil melakukan rutinitasnya berbagi keberkahan dan menyapa masyarakat yang kurang mampu di Tanah Tinggi Galur Jakarta Pusat pada Minggu (9/5/2021) sore. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kader Partai Gerindra Oktasari Sabil melakukan rutinitasnya berbagi keberkahan dan menyapa masyarakat yang kurang mampu.

Dengan melakukan aksi bagi-bagi sembako dibilangan Tanah Tinggi Galur Jakarta Pusat pada Minggu (9/5/2021) sore.

Tidak banyak Paket sembako yang bagikan, hanya puluhan kardus setiap harinya.

Namun kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Oktasari Sabil sepanjang bulan puasa.

"Yaa paket sembako, senilai 200 ribu perkardusnya. Ada Gula, Kopi, Teh, Biskuit, Minyak, Susu, Beras dan Lain sebagainya. Semoga bisa membantu mansyarakat yang secara langsung terkena dampak pandemi Covid 19 ini," kata Oktasari Sabil yang juga ketua Umum Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura).

Oktasari Sabil dikenal sebagai sosok yang gemar berbagi.

Mottonya kebahagiaan yang hakiki itu adalah ketika dia melihat orang-orang disekelilingnya dan orang-orang yang ditemuinya bisa ikut bahagia, dan dengan begitu Okta selalu merasa bersyukur.

Karena keberadaannya bermakna dan memiliki nilai bagi orang-orang disekitarnya.

"Ya Allah Baik banget Ummi Okta sama orang kecil seperti kita, yaa semoga Ummi Okta selalu diberi kesehatan, Suaminya anak-anaknya selalu diberi kesehatan dan perlindungan Allah dari segala macam marabahaya seperti virus, penyakit. Yaa intinya selalu diberi kesehatan dan keberkahan," ujar Mak Munah, seorang warga yang menerima parsel sembako.

Oktasari berharap, bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan.

Keberadaanya juga bisa menjadi berkah bagi setiap orang yang dia temui.

Seperti seorang anak yatim bernama Angga (6) Setelah ditinggal oleh sang Ayah, Angga diasuh oleh Uwa dan Bibi-bibinya.

Karena Ibu Kandung Angga saat ini tengah tergolek tak berdaya di ICU Rumah Sakit.

"Semua Biaya Angga Saya yang tanggung setiap Bulannya, kemana saya harus transfer. Terus Angga ini harus sekolah lagi, masuk pesantren ya. Saya carikan Peantren yang bagus punya. Pokoknya keluarga Angga boleh mendampingi atau ikut memilih mau masuk Pesantren dimana," kata Oktasari Sabil kepada Uwanya Angga. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved