Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Rizieq Shihab: Pengurus Pesantren Megamendung Halau Pemburu Monyet dan Babi Hutan

Rizieq Shihab menyatakan keberadaan Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor ikut membantu pelestarian alam.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Rizieq Shihab saat dihadirkan sebagai terdakwa dalam sidang kasus kerumunan warga Megamendung yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (10/5/2021). 

Perkara nomor 226 merupakan berkas untuk Rizieq dalam kasus kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor.

Di kasus ini, Rizieq merupakan terdakwa tunggal didakwa pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan terkait kerumunan warga pada 13 November 2020.

Yakni kerumunan sekitar 3.000 warga saat kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah yang dihadirinya.

"Pemeriksaan saksi ahli untuk perkara nomor 226 mungkin akan dilakukan melalui video conference di mana saksi bersaksi dari Pengadilan Negeri Surakarta," ujarnya.

Untuk berkas perkara nomor 221 dan 222 yang diadili Majelis Hakim sama dengan perkara 226, Alex menuturkan sidang dimungkinkan beragenda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca juga: Debat Dakwaan dengan Ahli dari Kubu Rizieq Shihab, Jaksa: Jangan Sembarangan, Kami Juga Ada Doktor

Agenda tuntutan perkara nomor 221 dan 222 belum bisa dipastikan dibacakan karena pemeriksaan saksi untuk perkara 226 dilakukan virtual atau tergantung koneksi internet dan waktu.

Berkas perkara nomor 221 untuk terdakwa Rizieq, sementara perkara 222 untuk terdakwa Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Al Habsyi, dan Maman Suryadi.

Perkara nomor 221 dan 222 merupakan kasus kerumunan warga di Petamburan, Jakarta Pusat pada 14 November 2020 saat kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan putri keempat Rizieq.

Baca juga: Rizieq Shihab Jalani Sidang Tuntutan Kasus Kerumunan Petamburan Senin Pekan Depan

"Apabila dimungkinkan akan dilanjutkan pembacaan tuntutan dari PU (Penuntut Umum). Teknisnya seperti itu, lihat nanti secara teknisnya," tuturnya.

Bila mengacu kalender persidangan yang ditetapkan Majelis Hakim, sidang pemeriksaan saksi dan terdakwa untuk perkara nomor 226 harusnya sudah rampung pada sidang Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Anggota Keluarga dan Tim Kuasa Hukum Jadi Penjamin Permohonan Penangguhan Penahanan Rizieq Shihab

Namun pada sidang Kamis (6/5/2021) Rizieq menolak diperiksa sebagai terdakwa karena alasan lelah dan kurang tidur akibat Rutan Bareskrim Polri tempatnya ditahan panas.

Tim kuasa hukum Rizieq juga mengajukan penambahan saksi ahli guna membantah dakwaan JPU sehingga agenda pemeriksaan saksi perkara nomor 226 belum rampung lalu dilanjut hari ini.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved