Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Pemuda di Buaran Meninggal Usai Divaksin Astrazeneca, Pemprov Tunggu Kajian di Kasus Ini

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya kini masih menunggu kajian dari pemerintah pusat terkait kasus pemuda meninggal usai vaksin

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
ISTIMEWA
Pihak keluarga saat Trio Fauqi Virdaus (23) saat berdoa di makam Trio yang meninggal usai menerima vaksinasi Covid-19 jenis AstraZeneca di Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (10/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Seorang pemuda berusia 22 asal Buaran, Jakarta Timur meninggal usai divaksin Covid-19 buatan Astrazeneca.

Lalu apakah vaksin tersebut masih akan digunakan di DKI Jakarta?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya kini masih menunggu kajian dari pemerintah pusat terkait kasus ini.

Untuk itu, ia mengaku belum mengambil keputusan soal penggunaan vaksin buatan Inggris ini ke depannya.

"Sedang diteliti, jadi fase ini kita belum tahu. Kita tunggu hasilnya," ucapnya, Senin (10/5/2021) kemarin.

Anies menambahkan, keputusan soal jenis vaksin yang digunakan dalam proses vaksinasi Covid-19 merupakan kewenangan dari pemerintah pusat.

Untuk itu, pihaknya tak bisa begitu saja mengambil keputusan terkait kasus ini.

"Kita semua menunggu kesimpulan, kan vaksin tidak bisa jalan sendiri. Kita tunggu arah dari Kemenkes," ujarnya di Balai Kota.

Walau demikian, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini berharap, keputusan yang diambil pemerintah pusat baik untuk seluruh warganya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved