Breaking News:

Anies Baswedan Pastikan Perayaan Malam Takbir di Jakarta Berlangsung Kondusif

Anies Baswedan memastikan, perayaan malam takbiran Idulfitri 1442 Hijriah di ibu kota berlangsung tertib dan kondusif.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Pebby Ade Liana
Suasana KBT, Jakarta Timur, di malam takbiran, Rabu (12/5/2021). Terlihat sejumlah masyarakat tampak memadati kawasan BKT untuk berbelanja baju Lebaran, di malam takbiran. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan, perayaan malam takbiran Idulfitri 1442 Hijriah di ibu kota berlangsung tertib dan kondusif.

Hal ini disampaikan Anies Baswedan usai memantau langsung kondisi malam takbir di sekitar kawasan Sudirman-Thamrin bersama Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya.

“Malam hari ini alhamdulillah kondisinya terkendali,” ucap Anies, Rabu (24/5/2021).

Sesuai dengan Seruan Gubernur (Sergub) Nomor 5/2021, Anies meminta warganya merayakan malam takbir secara virtual di rumah masing-masing.

Pelaksanaan takbiran di masjid-masjid tetap diperbolehkan, namun dengan pembatasan hanya 10 persen dari kapasitas.

“Kondisi di Jakarta alhamdulillah sesuai dengan Sergub Nomor 5 Tahun 2021, untuk tidak melakukan kegiatan takbiran di luar seperti yang biasa kita selenggarakan takbir keliling,” ujarnya.

Orang nomor satu di DKI Jakarta ini pun memberikan apresiasi kepada masyarakat yang bisa menahan diri untuk tetap berada di rumah dan tak melaksanakan takbir keliling.

“Ini adalah sebuah ikhtiar kolektif yang menjadi tanggung jawab kita sama-sama, bukan semata-mata peraturan pemerintah, bukan semata-mata seruan pemerintah,” kata dia.

“Tapi ini adalah untuk melindungi diri, kita semua, keluarga kita, dan masyarakat,” tambahnya menjelaskan.

Dalam kesempatan ini, Anies juga berpesan agar besok pagi masyarakat melaksanakan salat Idulfitri di rumah masing-masing.

Bila ingin melaksanakan salat Idulfitri berjemaah, Anies meminta mereka melakukannya di masjid yang berada di lingkungan sekitar rumah.

Hal ini perlu menjadi perhatian untuk mencegah penularan Covid-19 lintas wilayah yang bisa menyulitkan petugas kesehatan dalam melakukan tracing.

“Di sini kita berlatih mengendalikan diri. Saat ini kita punya keinginan berkumpul, punya keinginan silaturahmi. Nah, pelatihan pengendalian diri itu dipraktekkan di 1 Syawal ini,” tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved