Idul Fitri 2021

Banjir Pasokan, Pengrajin Ketupat Musiman di Bekasi Khawatir Merugi

Pasokan kulit ketupat di Pasar Baru Bekasi cukup melimpah Lebaran Idulfitri 1442 Hijriyah kali ini, pengrajin musiman khawatir merugi.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Pengrajin ketupat di Pasar Baru Bekasi, Rabu (12/5/2021). Pasokan kulit ketupat di Pasar Baru Bekasi cukup melimpah Lebaran Idulfitri 1442 Hijriyah kali ini, pengrajin musiman khawatir merugi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pasokan kulit ketupat di Pasar Baru Bekasi cukup melimpah Lebaran Idulfitri 1442 Hijriyah kali ini, pengrajin musiman khawatir merugi.

Dijumpai di salah lapak dagangan Pasar Baru Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur, Zahlan (39) tampak sibuk membuat ketupat dari daun kelapa.

Tangannya begitu cekatan melipat daun hingga berbentuk ketupat, tidak perlu memakan waktu lama untuk membuat satu ketupat.

Zahlan merupakan pengrajin musiman, dia hanya berjualan di Pasar Baru Bekasi tiap jelang lebaran saja.

Sehari-hari, dia bekerja serabutan melakukan apa saja mulai dari kuli, bertani di kawasan Kabupaten Bekasi atau sekedar bantu-bantu di pasar.

Pengrajin ketupat di Pasar Baru Bekasi, Rabu (12/5/2021).
Pengrajin ketupat di Pasar Baru Bekasi, Rabu (12/5/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Musiman kalau saya, enggak tiap hari di jualan di pasar, karena kebetulan bisa (bikin ketupat) akhirnya jualan tiap tahun," katanya, Rabu (12/5/2021).

Tahun ini, pasokan ketupan cukup banyak dijumpai di Kota Bekasi. Alhasil, harga ketupat musim lebaran 2021 anjlok dibanding tahun lalu.

"Sekarang Rp10.000 seikat (isi 10), jadi kita hargainnya satunya Rp1000, tapi tahun ini pagi banjir (pasokan banyak), banyak yang jualan (ketupat)," tuturnya.

Baca juga: H-1 Lebaran di Pasar Koja Baru: Harga Ayam Kampung Tembus Rp 250 Ribu, Daging Sapi Rp 160 Ribu

Baca juga: Pemudik Ini Nekat Bertahan Meski Sudah Lima Kali Dipaksa Putar Balik: Tolong Pak, Saya Rindu Anak

Baca juga: Ciputat, Pamulang dan Pondok Aren Paling Rawan Pencurian di Rumah Kosong Saat Libur Lebaran

Berbeda dengan tahun lalu, pasokan ketupat di Bekasi, Pasar Baru Bekasi khususnya cukup sedikit sehingga harganya meroket.

"Tahun lalu barang sedikit, orang ke pasar pada nyari ketupat, kita jual Rp50.000 pada berebut, sekarang jual Rp10.000 pada nawar lagi," tuturnya.

Ketupat lanjut dia, biasanya hanya bertahan sekitar lima hari. Jika tidak kunjung laku, warnanya akan menguning dan tidak laik jual.

Pengrajin ketupat di Pasar Baru Bekasi, Rabu (12/5/2021).
Pengrajin ketupat di Pasar Baru Bekasi, Rabu (12/5/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

"Kalau udah kuning enggak ada yang beli, mau enggak mau dibuang," tuturnya.

Untuk mesiasati agar tidak banyak ketupat terbuang, dia berani menjual murah tiap ikat menjadi Rp6.000 asal menutupi modal usahanya.

Baca juga: Jadi Kado Terindah, THR Idulfitri 1442 H Telah Dibagikan ke Seluruh Perawat di Jakarta Utara

"Kadang ada yang nawar segitu (Rp6.000) kita kasi, dari pada kebuang, kalau besok (pas hari H Lebaran) kan udah enggak ada yang nyari," terang dia.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved