Breaking News:

Jadi Akses Warga, TPU Prumpung Tidak Ditutup Selama Larangan Ziarah Kubur

Larangan ziarah pada Idul Fitri 1442tidak membuat akses jalan menuju Taman Pemakaman Umum (TPU) Prumpung, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur ditutup

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kondisi di TPU Prumpung saat pemberlakuan larangan ziarah Idul Fitri 1442 Hijriah di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (12/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Larangan ziarah pada Idul Fitri 1442 Hijriah tidak membuat akses jalan menuju Taman Pemakaman Umum (TPU) Prumpung, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur ditutup.

Anggota Pamdal Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Yudo Sudibyo mengatakan akses TPU Prumpung tetap dibuka karena merupakan jalur keluar masuk permukiman warga.

"Untuk pintu gerbang tidak ditutup karena ini akses keluar masuk warga, dari permukiman ke jalan raya. Hanya untuk kegiatan ziarah ditiadakan," kata Yudo di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (12/5/2021).

Warga yang akses keluar masuk permukimannya melalui TPU Prumpung yakni warga RW 01, RW 02, RW 03, RW 04, dan RW 06 Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara.

Tercatat ada sekitar 10 akses masuk ke TPU Prumpung berupa jalan yang dapat dilalui pengguna sepeda motor dan pejalan kaki, sementara untuk mobil hanya terdapat satu akses masuk.

Kondisi di TPU Prumpung saat pemberlakuan larangan ziarah Idul Fitri 1442 Hijriah di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (12/5/2021).
Kondisi di TPU Prumpung saat pemberlakuan larangan ziarah Idul Fitri 1442 Hijriah di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (12/5/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Untuk akses masuk mobil ke TPU Prumpung itu hanya bisa dari gerbang utama, yang dari arah Jalan DI Panjaitan. Sisanya akses masuk dari gang-gang permukiman warga," ujarnya.

Yudo menuturkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan lima pengurus RW yang bermukim di sekitar TPU Prumpung terkait adanya larangan ziarah selama tanggal 12-16 Mei 2021.

Koordinasi tersebut guna memastikan akses keluar masuk warga tidak terganggu selama pemberlakuan larangan ziarah yang ditetapkan guna mencegah penularan Covid-19 meluas.

Baca juga: TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan Sepi Peziarah Jelang Hari Raya Idul Fitri

Baca juga: Cerita Dibalik Video Viral Bocah Menangis Histeris Ditinggal Pulang Kampung Baby Sitter-nya

Baca juga: Kapolri Sambangi Bandara Soekarno-Hatta Jelang Lebaran, Pengawasan WNA Minta Diperketat

"Kita sudah koordinasi dengan pengurus masing-masing RW, termasuk dengan Bhabimkamtibmas dan Babinsa Kelurahan terkait pemberlakuan larangan ziarah ini, agar jangan sampai ada kerumunan," tuturnya.

Larangan ziarah ini mengacu pada Seruan Gubernur Nomor 5 Tahun 2021 tentang pengendalian aktivitas masyarakat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 pada masa libur Idul Fitri 1442 Hijriah.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved