Lolos Penyekatan Kedungwaringin, Pemudik Dapat Sambutan Meriah dari Warga Sekitar
Aksi solidaritas ditunjukkan warga sekitar Pos Penyekatan arus mudik di Kedungwaringin perbatasan Kabupaten Bekasi - Karawang.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, KEDUNGWARINGIN - Aksi solidaritas ditunjukkan warga sekitar Pos Penyekatan arus mudik di Kedungwaringin perbatasan Kabupaten Bekasi - Karawang.
Warga sekitar yang menyaksikan perjuangan para pemudik lolos penyekatan, berteriak mengucapkan kata-kata semangat sambil melambaikan tangan.
"Semangat ayo, yeeeeah," teriak sejumlah warga yang berdiri di pinggir Jalan Raya Rengas Bandung, Kedungwaringin, Bekasi, Selasa (11/5/2021).
Momen ini terjadi ketika petugas gabungan membuka penyekatan, tujuannya agar antrian kendaraan tidak mengular panjang.
Sistem buka tutup diterapkan di Pos Penyekatan Kedungwaringin, polisi beralasan, langkah ini bukan berarti meloloskan pemudik.
Mereka nantinya tetap akan disekat di pos penjagaan berikut di wilayah Kabupaten/kota lintasan Jalur Pantura Jawa.
Momen kegembiraan warga sekitar yang melihat ribuan motor pemudik lolos penyekatan di Kedungwaringin cukup menyita perhatian.
Aksi solidaritas ini muncul secara alami, tidak ada dari warga yang bertindak sebagai koordinator atau semacamnya.
Mereka sejak tadi menyaksikan langsung nasib para pemudik yang dipaksa putar balik, ketika mereka diloloskan, sorak sorai langsung ikut dirasakan warga.
Aksi warga ini juga disambut para pemudik, mereka yang kegirangan membalas melambaikan tangan, bersorak sorai hingga membunyikan klakson.
Baca juga: Pemudik Nekat Lintasi Jalur Tikus yang Jalannya Gelap dan Berbatu Demi Hindari Pos Penyekatan
Baca juga: Pemudik Dipalak Rp 10 Ribu untuk Dapat Melintas di Jalur Tikus di Karawang
Baca juga: Pemudik Asal Tangerang Sampai Lima Kali Diputar Balik di Pos Penyekatan, Tak Kapok Demi Bertemu Anak
Pemandangan seperti ini tak ubahhnya seperti pahlawan yang baru akan berangkat menuju medan perang, mereka dilepas penuh suka cita.
Warga sekitar Kedungwaringin bernama Saiful (26) mengatakan, pemberian dukungan untuk pemudik yang lolos penyekatan hanya sebatas solidaritas semata.
"Mereka tuh udah bertahun-tahun, hampir dua tahun engga mudik, sekarang mudik harus dijalanin, karna rasa kangen ya itu sangat mendalem banget," kata Saiful.
Menurut Saiful, perjuangan para pemudik yang kadung rindu kampung halaman harus didukung dan diberikan semangat.
"Respect-lah buat mereka, sangat terharu saya," ucapnya.