Breaking News:

Ramadan 2021

Naik Motor dari Bogor Ogah Dipaksa Putar Balik di Karawang, Carliana: Saya Lebih Baik Dipenjara

Seorang pemudik tak mau putar balik di Karawang. Ia mengaku lebih baik dipenjara daripada tak bisa berkumpul dengan anaknya.

Editor: Wahyu Aji
KOMPAS.com/Farida
Carliana (berhelm merah) saat dihentikan petugas di penyekatan di Karawang, Selasa (11/5/2021) dini hari. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pemudik bernama Carliana (41) mengaku lebih baik dipenjara daripada tak bisa pulang ke kampung halamannya.

Carliana nekat mudik menuju Pemalang, Jawa Tengah, meski tahu ada larangan mudik Lebaran sebagai antisipasi penularan Covid-19.

Ia tadinya diminta putar balik saat tiba di Pos Penyekaran Tanjungpura, Karawang, Selasa (11/5/2021) dini hari.

Dia menegaskan hanya ingin pulang setelah melakukan perjalanan dari Bogor.

Tujuannya adalah Pemalang, Jawa Tengah.

Baca juga: Menteri Perhubungan Minta Maskapai Ini Tetap Beroperasi Saat Masa Pelarangan Mudik

Baca juga: Emak-emak Ngamuk di Penyekatan Mudik: Saya Lebih Baik di Penjara daripada Putar Balik, Anak Nangis

Dia mengatakan sudah bertahun-tahun tak berkumpul bersama anaknya di kampung halaman.

Saat diminta putar balik, Carliana menghentikan motor matik berwarna merah hitam tepat di depan barisan petugas gabungan.

"Saya enggak mau (putar balik)."

"Lebih baik dipenjara daripada dengar anak saya nangis," ujar Carliana kepada petugas.

Carliana mengaku sudah enam tahun tak berkumpul bersama anak-anaknya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved