Breaking News:

Idul Fitri 2021

Tenda Sudah Terpasang, Masjid Agung Balai Kota Depok Batal Gelar Solat Idul Fitri 1442 H

Penyelanggaraan Salat Idul Fitri 1442 H di Masjid Agung Balai Kota Depok, Pancoran Mas, akhirnya ditiadakan. Tenda untuk para jamaah telah berdiri

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Banner berisi ajakan Salat Idulfitri di Masjid Agung Balai Kota Depok, Rabu (12/5/2021). Penyelanggaraan Salat Idul Fitri 1442 H di Masjid Agung Balai Kota Depok, Pancoran Mas, akhirnya ditiadakan. Tenda untuk para jamaah telah berdiri 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Penyelanggaraan Salat Idul Fitri 1442 H di Masjid Agung Balai Kota Depok, Pancoran Mas, akhirnya ditiadakan.

"Untuk penyelenggaraan Salat Idul Fitri di Masjid Balai Kota Depok atau pun lapangan Balai Kota, itu tidak diselenggarakan dan mengimbau kepada pejabat strukturan Pemkot Depok untuk melaksanakan Salat Id di rumah," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Rabu (12/5/2021).

Sebelumnya diberitakan, Masjid Agung Balai Kota Depok sudah bersiap untuk menyelenggarakan Salat Id, tenda untuk para jamaah juga telah berdiri kokoh di bagian luar.

Soal pelaksanaan Salat Id di Kota Depok yang sejatinya dilarang di masjid dan musola musabab nasih berstatus zona merah berdasarkan ketentuan dari Menteri Agama, Dadang menjelaskan hal ini.

"Jadi menyampaikan imbauan solat di rumah sesuai dengan SE Menteri Agama, itu yang pertama. Kedua dalam hal solat dilakukan diluar rumah artinya di masjid atau lapangan, terbuka, maka harus merujuk SE Wali Kota," katanya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan di Polres Metro Depok, Rabu (10/3/2021).
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan di Polres Metro Depok, Rabu (10/3/2021). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

"Nah di SE Wali kota itu itu harus ada panitia penyelenggara yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan merencanakan protokol kesehatan. Lalu ada surat pernyataan tertulis. bagi yang tidak bisa menyampaikan surat pernyataan itu maka tidak diizinkan menyelenggarakan Solat Id," timpalnya.

Untuk informasi pemerintah Kota Depok telah mengeluarkan sejumlah ketentuan yang wajib dijalankan oleh seluruh pengurus masjid, berkaitan dengan pelaksanaan Shalat Idul Fitri.

Baca juga: Aparatur Pemkot Bekasi Akan Disebar Saat Pelaksanaan Salat Id Berjemaah di Sejumlah Masjid

Baca juga: One Piece Chapter 1013: Kaido Pukul Jatuh Monkey D Luffy dari Onigashima, Aksi Big Mom Anarki

Baca juga: Ucapan Hari Kenaikan Isa Almasih atau Yesus Kristus dalam Bahasa Inggris Maupun Bahasa Indonesia

Wali Kota Depok, Mohammad Idris, meminta agar pengurus masjid menerapkan sejumlah ketentuan seperti di antaranya melakukan disinfektan di lokasi pelaksanaan Shalat, membatasi jumlah pintu masuk dan keluar, menyediakan fasilitas cuci tangan, menyediakan alat pengecekan suhu.

“Jika ditemukan jamaah dengan suhu diatas 37,5, tidak diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan Shalat Idul Fitri. Dua kali pemeriksaan dengan jarak tiga menit,” kata Idris dalam surat edaran resminya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved