Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

2 Warga Positif Covid-19 Setelah Tes di Pasar Lama Tangerang

Dua warga yang mengikuti testing di Pasar Lama Tangerang terbukti positif Covid-19 saat libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Ega Alfreda
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah (tengah) saat ditemui di Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Senin (17/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dua warga yang mengikuti testing di Pasar Lama Tangerang terbukti positif Covid-19 saat libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, dua warga tersebut berasal dari Kota dan Kabupaten Tangerang.

"Dilaporkan di Pasar Lama dari testing yang kita lakukan ada dua yang positif, satu dari Neglasari, Kota Tangerang dan satu warga Kabupaten Tangerang," kata Arief di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (17/5/2021).

Maka dari itu Arief tetap mengimbau warganya tidak keluar rumah rumah apa bila tidak terlalu penting dan mendesak.

Kedua orang yang positif tersebut langsung dievakuasi ke Puskesmas yang dijadikan Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT).

"Saat ini dari enam RIT, hanya terisi 11 pasien. Jadi kalau memang ada warga yang memiliki gejala Covid-19 silahkan secepatnya lapor ke Puskesmas terdekat," ujar Arief.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tangerang mulai persiapan mengantisipasi masuknya varian baru Covid-19, B.1.1.7.

Sebab, seperti diketahui kalau B.1.1.7 sudah masuk ke Kecamatan Serpong Utara, Tangerang Selatan dan Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang.

Arief R Wismansyah mengatakan kalau pihaknya mulai mengantisipasi masuknya varian baru Covid-19 di wilayahnya.

Baca juga: Ini 9 Lokasi Swab Antigen Gratis di Wilkum Tangsel dan Nomor Kontaknya

"Ya makanya kita lagi siapkan tracing maksimal ini. Kan kita sudah uji coba GeNose, ini kita sudah siapkan ada 10 ribu pemeriksaan GeNose," jelas Arief saat dihubungi, Jumat (14/5/2021).

Terlebih, pada masa peniadaan mudik dirinya mengklaim kalau banyak masyarakat yang tidak pulang kampung.

Baca juga: Gaya Kapolda Metro Bicara Logat Betawi saat Tinjau Posko Swab di Jakpus:Kalau Bukan Kite, Siape Lagi

Sehingga, kerumunan di Kota Tangerang sangat mungkin terjadi dan menjadi gerbang masuk varian baru Covid-19 B.1.1.7.

"Jadi kita siaga itu bukan sampai tangga 17 Mei saja, jadi kita siaga tanggal 17 Mei itu plus 14 hari. Karena masa inkubasi virus bisa 14 hari, sampai awal Juni kita siaga," tutup Arief.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved