2,2 Juta Orang Serbu Jakarta Selama Periode Larangan Mudik, Wagub Ariza: Jakarta Sudah Cukup Padat

Sebanyak 2,2 juta orang dari daerah masuk ke Jakarta selama masa larangan mudik sejak 6 Mei 2021 lalu.

Tribunnews.com/Chaerul Umam
Ahmad Riza Patria - Sebanyak 2,2 juta orang dari daerah masuk ke Jakarta selama masa larangan mudik sejak 6 Mei 2021 lalu. Ariza pun meminta warga DKI yang mudik untuk tidak membawa sanak keluarga atau teman satu kampungnya ke Ibu Kota. 

Budi menambahkan, mayoritas warga yang tiba hingga pagi tadi belum melakukan tes pemeriksaan Covid-19.

Tak main-main, jumlahnya mencapai 1.099 orang, sedangkan jumlah warga yang sudah melakukan tes Covid-19 baru mencapai 25 orang.

“Yang sudah PCR ada 16 orang dan yang antigen ada sembilan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca juga: Pasutri Lansia Tewas Terpanggang Dalam Insiden Kebakaran Rumah di Bekasi

Nantinya, Pemprov DKI bakal mengarahkan ribuan warga ini untuk melakukan tes Covid-19 di puskesmas setempat. 

“Yang tidak ada swab, nanti akan ditindaklanjuti. Jadi, kami mendata dulu, baru akan discreening,” kata dia.

2,6 Juta Warga Tinggalkan Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, sebanyak 2,6 juta orang keluar ibu kota selama masa larangan mudik.

Dari jumlah tersebut, mayoritas para pemudik keluar Jakarta pada periode 6 Mei hingga 15 Mei 2021 menggunakan kendaraan pribadi.

“Ada 2.608.243 orang keluar Jakarta. 2.607.688 menggunakan kendaraan pribadi dan 555 orang naik bus AKAP,” ucapnya, Senin (17/5/2021).

Politisi Gerindra ini menyebut, 2,6 juta warga yang meninggalkan Jakarta ini menggunakan 1,7 juta kendaraan.

Mayoritas kendaraan yang keluar ibu kota ini pun melalui jalan arteri hingga jalur tikus.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Senin (26/4/2021).
 
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Senin (26/4/2021).   (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA)

“Ada 714.916 kendaraan keluar Jakarta lewat gerbang tol utama dan 1.015.547 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui jalur arteri,” ujarnya di Balai Kota.

Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, hingga H+3 lebaran atau Minggu (16/5/2021) kemarin, baru ada 1.124 warga yang tiba di Jakarta.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Pengawasan di Bandara Soetta Diperketat Terhadap Penumpang dari Sumatera

Baca juga: Perhatian! Begini Alur Tes Covid-19 Bagi Warga yang Baru Pulang Mudik Saat Mau Masuk Jakarta

Baca juga: Ponsel Sulit Dihubungi, Pemuda di Depok Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kontrakan

Adapun masa larangan mudik bakal berakhir hari ini, artinya mulai besok Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) tidak berlaku lagi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved