Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Dituntut 2 Tahun dan 10 Bulan Penjara, Rizieq Ambil Langkah Cepat, Kuasa Hukum: Nanti Kita Bantah

Rizieq Shihab dan tim kuasa hukumnya mengajukan pleidoiatas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara kerumunan Petamburan dan Megamendung

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dion Arya Bima Suci
Rizieq Shihab dan tim kuasa hukumnya mengajukan pleidoiatas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara kerumunan Petamburan dan Megamendung 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Rizieq Shihab dan tim kuasa hukumnya mengajukan Pleidoi atau pembelaan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara kerumunan Petamburan dan Megamendung.

Anggota tim kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar mengatakan Pleidoi disampaikan pada sidang lanjutan yang dijadwalkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Kamis (20/5/2021).

"Nanti kita bantah di pledoi dan kita mengharapkan kebijaksanaan Hakim. Semoga tidak terpengaruh hal-hal politis yang coba dikaitkan dalam konstruksi hukum," kata Aziz di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (17/5/2021) malam.

Menurutnya tuntutan JPU dalam perkara kerumunan warga di Petamburan politis karena pidana tambahan meminta Rizieq dilarang aktif dalam kegiatan organisasi masyarakat selama 3 tahun.

Tuntutan JPU itu terkait dengan dakwaan kelima di mana Rizieq disangkakan pasal 82 a ayat 1, juncto 58 ayat 3 huruf c dan d UU Nomor 16 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Anggota tim kuasa hukum Munarman, Aziz Yanuar saat memberi keterangan terkait kasus dugaan tindak pidana terorisme Munarman di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (28/4/2021)
Anggota tim kuasa hukum Munarman, Aziz Yanuar saat memberi keterangan terkait kasus dugaan tindak pidana terorisme Munarman di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (28/4/2021) (TribunJakarta/Bima Putra)

"Itu yang saya katakan tadi, semoga pada putusannya Majelis Hakim objektif melihat ini sebagai permasalahan hukum dan tidak terpengaruh pihak-pihak yang mencoba menunggangi secara politik terkait dengan proses hukum," ujarnya.

Sebagai informasi, dalam kasus kerumunan warga di Petamburan Rizieq dituntut hukuman dua tahun penjara dan pidana tambahan larangan aktif dalam Ormas selama tiga tahun.

Baca juga: TMII Buka Kembali Hari Ini, Warga KTP Non DKI Jakarta Bisa Datang: Kapasitas 18 Ribu Pengunjung

Baca juga: Ratusan Pemudik di Tangerang Dipaksa Swab Antigen di Pos Penyekatan, Ini Hasilnya

Baca juga: Pemprov DKI Pastikan Kapasitas RS Rujukan Covid-19 Masih di Atas 50 Persen Pascalibur Lebaran

Pada kasus ini Rizieq didakwa menghasut warga datang pada kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan putri keempatnya di Jalan KS Tubun sehingga menimbulkan kerumunan sekitar 5.000 warga.

Pada dakwaan pertama JPU Rizieq disangkakan pasal 160 KUHP tentang Penghasutan juncto Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved