Breaking News:

Gudang Kabel Optik di Cipayung Terbakar, Diduga Akibat Puntung Rokok

Gudang kabel optik milik PT Sumber Cemerlang di Jalan Haji Karim, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur terbakar pada Selasa (18/5/2021).

Penulis: Bima Putra
Editor: Elga H Putra
Dok. Damkar Jakarta Timur
Personel Damkar Jakarta Timur saat proses pemadaman api di gudang plastik Jalan Haji Karim, Kelurahan Setu yang terbakar, Selasa (18/5/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Gudang kabel optik milik PT Sumber Cemerlang di Jalan Haji Karim, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur terbakar pada Selasa (18/5/2021).

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan kebakaran dilaporkan pukul 18.39 WIB.

"Dari hasil penyelidikan sementara kebakaran diduga akibat puntung rokok terjatuh lalu mengenai kabel optik Internet sehingga terjadi penyalaan," kata Gatot di Jakarta Timur, Selasa (18/5/2021).

Banyaknya tumpukan kabel yang mudah terbakar membuat api dalam waktu singkat menjalar melahap seluruh bagian gedung dengan luas sekitar 300 meter persegi tersebut.

Beruntung tiga pegawai yang saat kejadian berada di lokasi berhasil menyelamatkan diri tanpa luka dan sempat melakukan upaya pemadaman mandiri bersama warga setempat.

"Untuk pemadaman kita kerahkan 11 unit mobil pompa berikut 55 personel ke lokasi. Kita mulai pemadaman pukul 18.52 WIB. Alhamdulillah tidak terjadi perambatan api, tapi situasi sekarang masih pendinginan," ujarnya.

Baca juga: Syarat Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK 2021 Supaya Lolos Administrasi, Kemenpan RB Rinci Formasi

Baca juga: Ruwatan Maut, Orangtua Biarkan Mayat Anaknya di Ranjang Sampai Jadi Tulang Akibat Bujukan Dukun

Baca juga: 6 Fakta Guru Ngaji Cabuli Murid di Ruang Marbot: Aksi Bejat Berulang Kali Hingga Rayuan Mukena

Baca juga: Aurel Hermansyah Keguguran, Yuni Shara Sempat Khawatir dan Beri Petuah Begini

Proses pemadaman belum sepenuhnya dinyatakan rampung karena material bangunan menyisakan bara yang dikhawatirkan dapat kembali memicu penyalaan api bila dibiarkan.

Hingga berita ditulis pukul 22.00 WIB Gatot menuturkan jajarannya masih berupaya melakukan pemadaman bara pada tumpukan material bangunan gudang agar tidak terjadi penyalaan lagi.

"Untuk kerugian materil akibat kebakaran diperkirakan Rp 400 juta," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved