Breaking News:

Pemprov DKI Dalami Kasus Penyerangan Rumah Jaga UPK Badan Air di Penjaringan Saat Malam Takbiran

Pemprov DKI Jakarta bakal mendalami kasus penyerangan rumah jaga UPK Badan Air di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara saat malam takbiran.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Kondisi rumah jaga UPK Badan Air Penjaringan, Sabtu (15/5/2021), pascapenyerangan saat malam takbiran Rabu (12/5/2021) lalu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta bakal mendalami kasus penyerangan rumah jaga UPK Badan Air di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara saat malam takbiran.

Hal ini dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

“Nanti kami cek lagi kasus ini,” ucapnya, Selasa (18/5/2021).

Politisi Gerindra ini menyebut, dirinya mengaku belum mengetahui detail peristiwa penyerangan yang melukai sejumlah petugas UPK Badan Air ini.

“Saya baru dapat infonya ini, nanti kami beritahu langkah selanjutnya yang mau kami ambil,” ujarnya.

Sedikitnya enam orang luka-luka akibat penyerangan massa terhadap rumah jaga UPK Badan Air Kecamatan Penjaringan, di wilayah Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (12/5/2021) lalu.

Korban luka tersebut meliputi petugas UPK Badan Air serta beberapa rekan mereka yang sedang berkunjung saat malam takbiran.

Petugas UPK Badan Air Penjaringan, Nicolas Bouk mengatakan, enam orang luka-luka masing-masing ialah EK, YL, MU, AS, DU, dan JM.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA)

"Empat orang yaitu EK, YL, MU, dan AS merupakan anggota UPK Badan Air Kecamatan Penjaringan," kata Nicolas saat ditemui di lokasi, Sabtu (15/5/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved