Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Masa Pengetatan Mudik, Warga dari Luar Kabupaten Tangerang Wajib Swab Antigen

Polresta Tangerang melakukan pengetatan pengawasan pendatang dari luar daerah Kabupaten Tangerang. Pihaknya tetap memutarbalikan kendaraan.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Polresta Tangerang melakukan swab antigen kepada pemudik yang kembali ke Kabupaten Tangerang selepas dari kampung halamannya, Selasa (18/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polresta Tangerang melakukan pengetatan pengawasan pendatang dari luar daerah Kabupaten Tangerang.

Pengawasan dilakukan dalam masa pengetatan mudik pada tanggal 18 sampai 24 Mei 2021.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintori menjelaskan, pihaknya tetap memutarbalikan kendaraan yang akan keluar dan masuk dari daerah Kabupaten Tangerang.

"Untuk selanjutnya, mulai tanggal 18 Mei hingga 24 Mei, memasuki masa pengetatan pasca-peniadaan mudik. Kendaraan atau masyarakat yang berasal dari luar kota, jangan langsung ke rumah, harus tes swab antigen terlebih dahulu," jelas Wahyu, Rabu (19/4/2021).

Polresta Tangerang melakukan swab antigen kepada pemudik yang kembali ke Kabupaten Tangerang selepas dari kampung halamannya, Selasa (18/5/2021).
Polresta Tangerang melakukan swab antigen kepada pemudik yang kembali ke Kabupaten Tangerang selepas dari kampung halamannya, Selasa (18/5/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Menurutnya, siapa pun yang masuk ke wilayah Tangerang baik usai mudik ataupun baru datang wajib melaksanakan tes swab antigen.

"Bila hasilnya reaktif maka yang bersangkutan wajib menjalani isolasi," kata Wahyu.

Sejauh ini, lanjut Wahyu, sudah ada 25 orang yang menjalani tes swab antigen di Posko Penyekatan Polresta Tangerang.

Baca juga: Tangis Aurel Hermansyah Keguguran, Atta Panik Istri Kesakitan di Malam Takbiran: Semua RS Aku Telpon

Baca juga: Aparat Datangi Rumah Pemudik, Pasang Stiker Isolasi Mandiri di Kelurahan Kebon Melati

Baca juga: Ponari dan Rekannya Kritis Dibacok Tetangga Gangguan Jiwa yang Gagal Menikah

Dari 25 orang yang menjalani tes, semuanya dinyatakan negatif.

Meski demikian, Wahyu tetap mengingatkan agar selalu disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved