Momok Banjir Maharta dan Kampung Bulak, Hingga 4 Jurus Wakil Wali Kota Pilar Saga

Pada tahun 2021 ini saja, dua wilayah yang sama-sama berlokasi di Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, itu saja sudah dua kali diterjang banjir

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
Instagram @pilarsaga_official
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, meninjau banjir di Kampung Bulak, Pondok Aren, Tangsel, Selasa (18/5/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Banjir di Perumahan Pondok Maharta dan Kampung Bulak sudah menjadi momok bagi wilayah Kecamatan Pondok Aren, atau Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sendiri secara lebih umum.

Hampir dipastikan jika wilayah Bogor dan Tangsel diguyur hujan beberapa jam, maka banjir akan menerjang.

Kali Sarua, anak Kali Angke yang melintasi Maharta dan Kampung Bulak adalah biang keladinya.

Banjir dan Korban Jiwa

Selasa (18/5/2021), banjir kembali merendam dua wilayah itu.

Semalaman ratusan warga tak tenang beristirahat dan harus berjibaku dengan air.

Sampai pagi harinya air baru surut. Belum bisa beristirahat, warga harus membersihkan rumah dan lingkungan sisa banjir yang dikhawatirkan membawa penyakit. 

Pada tahun 2021 ini saja, dua wilayah yang sama-sama berlokasi di Kelurahan Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, itu saja sudah dua kali diterjang banjir.

Banjir pertama adalah pada akhir Februari 2021 lalu.

Saat itu ketinggian air mencapai lebih dari dua meter di Kampung bulak.

Sedangkan di Maharta, air menyentuh dada orang dewasa.

Bahkan, pada Februari 2020 lalu, banjir Maharta memakan korban jiwa.

Dua bocah berusia belasan tahun tewas terbawa arus sungai yang deras saat banjir mulai surut. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved