Idul Fitri 2021

Pulang dari Mudik Lebaran 2021, 3 dari 152 Pemudik di Kota Tangerang Reaktif Covid-19

Polres Metro Tangerang Kota menemukan beberapa pemudik yang kembali ke Kota Tangerang terbukti reaktif Covid-19.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Pemudik yang kembali ke Kota Tangerang disekat di Posko Penyekatan Jatiuwung, Jalan Gatot Subroto untuk dilakukan swab Antigen, Rabu (19/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polres Metro Tangerang Kota menemukan beberapa pemudik yang kembali ke Kota Tangerang terbukti reaktif Covid-19.

Penemuan tersebut saat 152 pemudik yang datang dari kampungnya dicegat petugas di Posko Penyekatan Jatiuwung, Jalan Gatot Subroto untuk dilakukan swab test antigen pada Rabu (19/5/2021).

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu De Fatima menjelaskan, dari 152 orang tersebut ada tiga yang dinyatakan reaktif Covid-19 saat dilakukan swab test antigen di Posko Jatiuwung.

"Kami melakukan pengecekan secara random kepada warga yang melakukan mudik kembali dari kampungnya ke Tangerang kemudian dilakukan swab antigen," jelas Deonijiu di lokasi, Rabu (19/5/2021).

"Hari ini ada 152 orang yang swab test antigen, dari 152 ini ada tiga orang reaktif, 149 non reaktif," sambungnya.

Baca juga: Antisipasi Covid-19 Pasca-Lebaran, 51 Pemudik yang Baru Tiba di Manggarai Jalani Swab Antigen

Menurut Deonijiu, rata-rata pemudik yang disekat di Kota Tangerang datang dari arah Banten.

Seperti Kota Serang, Lebak, Pandeglang, dan daerah sekitarnya.

"Warga penduduk Kota Tangerang yang kampungnya dari daerah Banten, dimana mereka sudah melakukan Lebaran dan kembali ke rumah masing Kota Tangerang. Makanya kita lakukan random test," jelas Deonijiu.

Pemudik yang kembali ke Kota Tangerang disekat di Posko Penyekatan Jatiuwung, Jalan Gatot Subroto untuk dilakukan swab Antigen, Rabu (19/5/2021).
Pemudik yang kembali ke Kota Tangerang disekat di Posko Penyekatan Jatiuwung, Jalan Gatot Subroto untuk dilakukan swab Antigen, Rabu (19/5/2021). (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Sementara, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan berbagai antisipasi, jika terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Baca juga: Wali Kota Tangerang Usulkan Vaksin Covid-19 untuk Pelaku UMKM di Banten

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang, Liza Puspadewi mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah fasilitas kesehatan (faskes).

Seperti, menyediakan tujuh Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) dengan total 332 tempat tidur.

Diantaranya, RIT Panunggangan Barat dengan 44 tempat tidur, Jurumudi Baru dengan 70 tempat tidur, Gebang Raya dengan 28 tempat tidur.

Kemudian Manis Jaya dengan 40 tempat tidur, Batusari dengan 59 tempat tidur, Sudimara Pinang dengan 53 tempat tidur dan terakhir Rumah Singgah Dinsos dengan 38 tempat tidur.

"Selain RIT, terkait fasilitas isolasi mandiri Pemkot Tangerang juga sudah berkoordinasi dengan 32 Kepala Rumah Sakit dengan ketersediaan 1.537 tempat tidur, serta 180 tempat tidur ICU," papar Liza, Rabu (19/5/2021).

"Dinkes juga terus memperkuat jumlah SDM kesehatan serta APD dan bahan medis habis pakai," sambungnya lagi.

Menurut Liza, data terkini RIT yang terisi yaitu Puskesmas Jurumudi Baru dengan jumlah 23 pasien.

10 diantaranya laki-laki dan 13 pasien perempuan.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved