Breaking News:

Kegiatan Produksi Mulai Pulih, Penjualan Listrik di Cikarang Naik 6 Persen

PLN UP3 Cikarang mencatat kenaikan penjualan listrik sebesar 6,61 persen. Hal ini menandakan kegiatan produksi akibat pandemi Covid-19 mulai pulih.

Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi PLN. PLN UP3 Cikarang mencatat kenaikan penjualan listrik sebesar 6,61 persen. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - PLN UP3 Cikarang mencatat kenaikan penjualan listrik sebesar 6,61 persen.

Hal ini menandakan kegiatan produksi akibat pandemi Covid-19 mulai pulih.

Manager PLN UP3 Cikarang Ahmad Syauki mengatakan, kenaikan penjualan listrik di wilayah kerjanya itu cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020.

Tercatat jumlah penjualan listrik selama empat bulan ini mencapai 2,27 GWh, sedangkan pada tahun sebelumnya di periode yang sama hanya sebesar 2,12 GWh.

"Di UP3 Cikarang, terjadi peningkatan penjualan listrik selama 4 bulan terakhir, kata Syauki, Jumat (21/5/2021).

Dia menjabarkan, pertumbuhan penjualan listrik terbesar yaitu, Traksi (pelayanan untuk kereta) yang mencapai 20,62 persen.

Baca juga: Gardu PLN Terbakar di Bukit Duri, Diduga Korsleting Listrik

Selanjutnya disusul rumah tangga yang menyentuh angka 10,41 persen, diikuti tarif layanan khusus 9,10 persen, bisnis 6,55 persen dan Industri sebesar 5,67 persen.

"Pelanggan industri menduduki penjualan tertinggi dibanding pelanggan yang lain sebesar 1,51 GWh, selanjutnya pelanggan rumah tangga sebesar 0,52 GWh, dan pelanggan bisnis sebesar 0,165 GWh," paparnya.

Peningkatan penjualan listrik khususnya di sektor industri ini menandakan, telah pulihnya kegiatan produksi pasca penurunan yang sempat terjadi akibat pandemi.

"Hal ini menggambarkan kegiatan produksi mulai pulih, kami optimis ini akan semakin baik dengan semakin banyaknya masyarakat yang telah divaksin,"terangnya.

Sementara itu, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat mencatat penjualan listrik selama Januari-April 2021 juga mengalami kenaikan sebesar 5,6 persen.

Baca juga: Diskon Tarif PLN sampai 50 Persen Periode Mei 2021: Langsung Dapat Saat Beli Token Listrik

Hal ini disampaikan Manager Komunikasi PLN UID Jawa Barat, Iwan Ridwan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/5/2021).

"Peningkatan penjualan listrik hingga kuartal 1 menunjukkan adanya pertumbuhan positif terkait konsumsi listrik di masyarakat Jawa Barat. Jumlah penjualan listrik selama 4 bulan ini mencapai 17,5 TWh dimana tahun sebelumnya hanya sebesar 16,6 TWh," jelas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved