Breaking News:

Mengintip Uniknya Kantor dengan Konsep Budaya Yogyakarta yang Raih Penghargaan Dunia

Sebuah karya desain interior kantor berjudul “The Eclectic of Yogyakarta” yang mengangkat nilai budaya Indonesia, khususnya Yogyakarta.

Editor: Wahyu Aji
The Eclectic of Yogyakarta, merupakan konsep desain yang diterapkan untuk kantor Concentrix. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah karya desain interior kantor berjudul “The Eclectic of Yogyakarta” yang mengangkat nilai budaya Indonesia, khususnya Yogyakarta berhasil meraih penghargaan tingkat dunia.

Tak tanggung-tanggung, 3 penghargaan sekaligus di tahun 2021 berhasil diraih untuk karya ini, di antaranya adalah Asia Pacific Property Awards (Essex, UK) pada kategori “Office Interior” untuk Indonesia, Muse Design Awards (New York, USA) untuk kategori “Interior Design”, dan A'Design Award (Milan, Italy) untuk kategori “Interior Space and Exhibition Design”.

Karya tersebut merupakan karya desainer-desainer yang tergabung dalam Arkadia Works, firma desain dengan spesialisasi Office Interior asal Indonesia.

The Eclectic of Yogyakarta, merupakan konsep desain yang diterapkan untuk kantor Concentrix. Dalam dunia arsitektur, Eclectic berarti menggabungkan elemen-elemen heterogen pada suatu desain bangunan.

Konsep desain ini terinspirasi dari strategi bisnis Concentrix, “Global Consistency. Local Intimacy”.

Concentrix sebagai perusahaan multinational dengan layanan bisnis global yang memiliki spesialisasi customer engagement ingin menyampaikan pengalaman pelanggan dalam bahasa dan budaya lokal.

"Kami mengusung konsep ini sesuai dengan kebutuhan client kami yang menginginkan konsep 'Local Intimacy' untuk diangkat menjadi tema yang sejalan dengan strategi bisnis mereka. Kami datang dengan konsep desain yang mengangkat nilai-nilai budaya lokal Yogyakarta dimana elemen-elemen lokal tersebut menjadi bintang-bintangnya dalam desain ini," ujar Wiza Hidayat, CEO Arkadia Works.

Berdiri di Lippo Mall Plaza Yogyakarta, Concentrix membangun kantor dengan desain Fresh, Modern, Fun, dan Colourful untuk menginspirasi karyawan mereka yang didominasi oleh millennial dengan rentang usia 23 sampai 35 tahun.

Kantor seluas 1.349 meter persegi ini didesain dengan paduan elemen-elemen desain interior modern dan tradisional khas lokal seperti wayang, batik, tampah, batu andesit, sepeda onthel, rotan, lampu petromak, kerajinan tangan, dan elemen-elemen tradisional lainnya yang merepresentasikan identitas lokal Yogyakarta.

Hal ini kemudian menjadi menarik karena meski menggunakan elemen-elemen tradisional dalam desainnya, kantor Concentrix tetap terlihat modern dengan paduan warna-warna terang serta furnitur dan teknologi terkini di dalam kantor.

"Mengerjakan kantor Concentrix adalah sebuah pengalaman yang sangat menarik untuk kami. Selain mendukung kesuksesan client, kami juga dapat menceritakan budaya Yogyakarta kepada dunia. Melalui karya ini kami berharap semakin banyak orang yang mengenal budaya Yogyakarta (terutama orang-orang diluar Indonesia) dan semoga karya ini dapat menjadi referensi desain khususnya desain interior kantor yang erat dengan budaya lokal Indonesia," ujar Wiza.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved