Breaking News:

Gubernur Anies Minta Anak Buahnya Teken Surat Siap Mundur Bila Gagal Capai Target

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ternyata meminta anak buahnya menandatangani surat siap mengundurkan diri jika gagal mencapai target

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Suasana rapat Komisi A DPRD DKI bersama jajaran Pemprov DKI di gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (24/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ternyata meminta anak buahnya menandatangani surat siap mengundurkan diri jika gagal mencapai target.

Hal ini terungkap saat rapat Komisi A DPRD DKI Jakarta bersama jajaran Pemprov DKI sore tadi.

Awalnya, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono menanyakan penyebab Ketua Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta Pujiyono mengundurkan diri.

Sebab, pengunduran diri Pujiyono terkesan mendadak dan membuat kaget para anggota dewan.

"Terkait pengunduran diri Kepala BPAD DKI Jakarta, Pak Pujiyono mungkin Asisten Sekda bisa menjelaskan," tanya Mujiyono kepada Sigit, Senin (24/5/2021).

Sigit pun menyebut, Pujiyono mengundurkan diri lantaran kinerjanya dianggap tak memuaskan.

Sebab, sejak Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta ada tradisi dimana setiap kandidat pejabat Pemprov DKI harus menandatangani surat pernyataan siap mengundurkan diri bila kinerjanya tak memenuhi target.

"Kami menghadirkan sebuah tradisi baru bahwa setiap pejabat harus bisa memenuhi apa yang menjadi target kinerja," ucapnya menjawab pertanyaan Mujiyono.

"Karena itu setelah kita mengucapkan sumpah dan janji dalam jabatan, ada surat pernyataan apabila tidak mencapai kinerja yang ditetapkan, maka siap mengundurkan diri," tambahnya menjelaskan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved