Euro 2020

Beda Nasib Bintang Real Madrid Sergio Ramos dan Karim Benzema di Euro 2020

Dua bintang Real Madrid Sergio Ramos dan Karim Benzema memiliki nasi berbeda saat perhelatan Piala Eropa atau Euro 2020

Editor: Erik Sinaga
TWITTER.COM/MADRIDXTRA
Karim Benzema kembali memperkuat Timnas Prancis untuk menghadapi jadwal Euro 2020 

TRIBUNJAKARTA.COM-  Dua bintang Real Madrid Sergio Ramos dan Karim Benzema memiliki nasi berbeda saat perhelatan Piala Eropa atau Euro 2020. Sergio Ramos tidak dipanggil Timnas Spanyol, padahal dia adalaha langganan dan menjabat sebagai kapten.

Sementara Karim Benzema, setelah sekian tahun absen, dia akhirnya dipanggil Timnas Perancis. Timnas Spanyol ternyata kini tidak lagi membutuhkan Sergio Ramos.

Sementara Perancis, justru menilai Karim Benzema sedang diperlukan.

Striker Real Madrid, Karim Benzema, akan kembali memperkuat timnas Perancis untuk Piala Eropa atau Euro 2020.

Kembalinya Karim Benzema ke timnas Perancis diketahui setelah sang pelatih, Didier Deschamps, mengumumkan daftar skuad pada 19 Mei lalu.

Ini adalah kali pertama Benzema kembali dipanggil untuk memperkuat timnas Perancis sejak 2015.

Penyerang berusia 33 tahun itu pun mengaku bangga setelah kembali mendapat kesempatan membela timnas Perancis.

"Ini adalah sebuah kebanggaan. Saya sudah menunggu kesempatan ini sejak lama. Saya selalu bekerja keras dan tidak menyerah agar bisa dipanggil lagi," kata Benzema, dikutip dari Diario AS.

"Saya sudah tidak sabar berlatih dan kembali bermain bersama timnas Perancis," tutur Benzema menambahkan.

Setelah masuk ke dalam skuad timnas Perancis, Benzema artinya akan bertemu dengan penyerang lain, Olivier Giroud, yang juga mendapat panggilan dari pelatih Didier Deschamps.

Baca juga: EURO 2020 - Gareth Southgate Rilis Skuad Timnas Inggris Sementara, Sektor Bek Paling Gemuk

Hal itu membangkitkan memori perseteruan yang pernah terjadi di antara Karim Benzema dan Olivier Giroud.

Sebelumnya, Benzema pernah mengatakan bahwa dirinya jauh lebih baik daripada Giroud.

Dalam menjelaskan keunggulannya itu, Benzema membuat perumpamaan mobil Formula 1 (F1) dan Gokart.

Benzema menyebut dirinya sebagai mobil F1, sedangkan Giroud seperti mobil Gokart.

"Anda tidak bisa membandingkan F1 dengan Gokart. Saya adalah mobil F1. Saya sudah sangat baik menggunakan perbandingan ini," ujar Benzema, dikutip dari Goal.

Giroud kemudian menanggapi pernyataan itu dengan membanggakan prestasi yang ia raih pada Piala Dunia 2018, ketika timnas Perancis berhasil menjadi juara tanpa kehadiran Benzema.

Setelah itu, hubungan antara Benzema dan Giroud dikabarkan merenggang hingga keduanya kembali masuk ke dalam skuad timnas Perancis untuk Euro 2020.

Baca juga: Euro 2020: Punya Setumpuk Pemain Bintang, Tapi Southgate Tak Panggil Tomori Berujung Kritikan

Artinya, Benzema dan Giroud akan bereuni, tetapi konflik di masa lalu terkait perumpaan mobil F1 vs Gokart menimbulkan pertanyaan. Apakah hubungan antara keduanya akan baik-baik selama berjuang pada Euro 2020?

Dalam menjawab pertanyaan itu, Karim Benzema bersikap tenang. Dia menegaskan bahwa hubungannya dengan Giroud telah membaik.

Benzema mengaku telah berbicara dengan Giroud seusai laga Real Madrid vs Chelsea pada semifinal Liga Champions musim 2020-2021.

"Tentu saja. Olivier, saya melihatnya selama pertandingan melawan Chelsea," kata Benzema.

"Kami berbicara, santai. Dia memberi selamat kepada saya atas gol yang saya cetak."

Baca juga: Timnas Inggris Rilis Daftar Skuad Sementara Euro 2020: Tidak Ada Jamie Vardy

"Itu adalah sinyal bagus, semua baik-baik saja. Saya sudah pernah bermain dengannya."

"Itu akan sama seperti sebelumnya," tutur Benzema menegaskan.

Ramos tidak dibutuhkan Spanyol

Pelatih Timnas Spantol Luis Enrique saat memimpin sesi latihan di Wembley Stadium London, 8 September 2018
Pelatih Timnas Spantol Luis Enrique saat memimpin sesi latihan di Wembley Stadium London, 8 September 2018 (AFP/GLYN KIRK)

Telah mengobrol panjang, Luis Enrique tak butuh Sergio Ramos dan ingin timnas Spanyol tampil menghibur di EURO 2020.

Pelatih timnas Spanyol, Luis Enrique, tidak membawa bek tengah, sekaligus kapten Real Madrid, Sergio Ramos, ke EURO 2020.

Ramos merupakan pesepak bola yang sangat berpengalaman di timnas Spanyol.

Pria berusia 35 tahun ini bahkan menjabat sebagai kapten timnas Spanyol.

Namun, pada musim 2020-2021, Sergio Ramos terlalu sering mendapat cedera.

Ramos mengalami nasib apesnya pada musim ini dengan cedera lutut pada 17 Oktober 2020.

Kapten Real Madrid ini menutup musim 2020-2021 dengan masalah pada tendon.

Rentetan cedera membuat Sergio Ramos cuma tampil 21 kali di berbagai ajang untuk Real Madrid pada musim ini.

Terkait keputusannya, Luis Enrique ternyata sudah mengobrol panjang dengan Sergio Ramos.

Hal tersebut diutarakan oleh jurnalis BBC Sport yang merupakan pakar sepak bola Spanyol, Guillem Balague.

"Sergio Ramos baru memainkan tujuh pertandingan pada tahun 2021," kata Guillem Balague seperti dilansir BolaSport.com dari BBC Sport.

"Sergio Ramos dan Luis Enrique telah mengobrol panjang dan Ramos belum bisa berlatih atau bermain sehingga diputuskan dia tidak dibutuhkan tim," ucap Balague melanjutkan.

Baca juga: Final Liga Champions Man City vs Chelsea: Mendy Semakin Membaik, The Citizens Antisipasi Adu Penalti

Sergio Ramos menjadi bagian dari skuad timnas Spanyol yang menjuarai EURO 2008 dan 2012, serta Piala Dunia 2010.

Kini Ramos mesti memercayakan tempatnya kepada para generasi penerus.

Luis Enrique pun mempunyai hasrat ingin memainkan sepak bola menghibur ketika beraksi di EURO 2020.

"Saya mengenal Luis Enrique dengan sangat baik," ujar Guillem Balague.

"Saya melihat seorang pria yang sangat berani, ingin memberikan permainan menghibur, agresif, menekan, menyerang, dan menyerang."

"Karena hanya satu tim yang bisa menang, jika Enrique menjamin memberikan hiburan, maka itu lebih bagus dari apa yang kita lihat dari Spanyol dalam tiga turnamen terakhir."

"Dalam tiga turnamen terakhir, Spanyol tidak bermain bagus."

Baca juga: Live SCTV Final Liga Champions Manchester City vs Chelsea, Skenario Tuchel Redam Pasukan Guardiola

"Kita harus melepaskan masa lalu, ini adalah tim muda dengan talenta besar, tetapi tidak memiliki pengalaman."

"Namun, mereka akan tampil menghibur," tutur Balague lagi.

Untuk posisi bek, Luis Enrique memilih delapan pemain.

Para penghuni lini belakang timnas Spanyol tersebut adalah Jose Gaya (Valencia), Jordi Alba (Barcelona), Pau Torres (Villarreal), Aymeric Laporte (Manchester City), Eric Garcia (Manchester City), Diego Llorente (Leeds United), dan Cesar Azpilicueta (Chelsea).

Pada EURO 2020, timnas Spanyol berada di Grup E bersama timnas Polandia, timnas Slovakia, dan timnas Swedia. (Kompas.com/Bolasport)

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved