Sebar Hoaks Palestina & Etnis Cina, Oknum Guru Bakal Disanksi Pemprov DKI: Eks Staf Ahok Ikut Murka

Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja menurutkan, kini masih menggodok sanksi apa yang bakal diberikan kepada oknum guru SD berinisial MN itu

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Ima Mahdiah - Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja menurutkan, kini masih menggodok sanksi apa yang bakal diberikan kepada oknum guru SD berinisial MN itu 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan belum menjatuhkan sanksi terhadap oknum guru yang menyebarkan informasi bohong atau hoaks yang menyinggung eks Perdana Menteri Israel Shimon Peres dan etnis Cina di Indonesia.

Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja menurutkan, pihaknya kini masih menggodok sanksi apa yang bakal diberikan kepada oknum guru SD berinisial MN itu.

TONTON JUGA

“Sanksinya masih diproses,” ucapnya, Rabu (26/5/2021).

Walau sanksi belum diberikan, namun, Taga Radja menyebut, Dinas Pendidikan sudah memanggil dan meminta penjelasan dari oknum guru itu.

Dari hasil pemeriksaan, oknum guru itu pun mengakui dan menyesali perbuatannya itu.

Taga Radja Gah.
Taga Radja Gah. (TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA)

“Guru tersebut sudah dipanggil oleh bidang SD dan bidang PPK. Setelah dilakukan pembinaan, ternyata memang dia menyesali betul bahwa itu tidak benar,” ujarnya saat dikonfirmasi.

“Dia bilang tidak ada niatan untuk menghina presiden,” tambahnya menjelaskan.

Baca juga: 7 Pejabat Pemprov DKI Mundur di Era Anies: Mundur karena Tak Kuat Emban Tugas, Ada yang Jadi Menteri

Baca juga: Ini Imbas Penyitaan Aset dan Dikaitkan dengan Kasus Jiwasraya-Asabri 

Baca juga: Hati-hati Melintas di Jalan Jenderal Sudirman Tangerang, Puluhan Paku Diduga Ranjau Bertebaran 

Permintaan maaf secara tertulis pun disebut Taga sudah dilayangkan oknum guru itu.

Sebelumnya, Politisi PDIP Ima Mahdiah mengecam aksi seorang guru SD di Jakarta Selatan berinisial MN yang menyebarkan informasi bohong atau hoaks.

Oknum guru itu menyebarkan hoaks lewat whatsapp grup (WAG) yang menyinggung mantan Perdana Menteri Israel Shimon Peres dan etnis Cina di Indonesia.

"Jadi saya waktu itu lihat di twitter ada yang posting dan ada juga yang kirim langsung ke saya. Saya langsung tanya ke bu Kadis Pendidikan, saya tanya apakah benar ini oknum guru," ucapnya, Selasa (25/5/2021).

TONTON JUGA

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved