Breaking News:

Pelaku Pengancam Kurir di Ciputat Menangis, Akui Malu dan Sesali Perbuatannya

Sambil berurai air mata, MDS (43) pelaku penodongan yang gunakan pedang terhadap seorang kurir, meminta maaf dan menyesali perbuatannya.

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
MDS, tersangka penodong pedang di Mapolsek Ciputat Timur, Tangsel, Kamis (27/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Sambil berurai air mata, MDS (43) pelaku penodongan yang gunakan pedang terhadap seorang kurir, meminta maaf dan menyesali perbuatannya. 

Permintaan maaf itu disampaikan MDS saat konferensi pers di Mapolsek Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (27/5/2021).

Minta Maaf

"Sangat menyesal dan mau sekali. Saya malu sekali dengan keluarga, dengan kepolisian dan sangat menyesal sekali dan tidak akan mengulanginya lagi," ujar MDS.

Air matanya menetes dari balik sebo yang dikenakan. Meski tak terisak, namun tangis MDS terlihat jelas.

Mengenakan pakaian oranye tanda tersangaka, MDS mengaku malu akan perbuatannya, terutama kepada keluarga dan institusi kepolisian.

Pasalnya MDS tergabung dalam organisasi mitra polisi, tepatnya Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat FKDM Polsek Parung.

MDS menyadari, sebagai mitra kepolisian, harusnya ia bisa menjadi contoh kepada masyarkat.

Namun perbuatan spontannya menarik pedang di depan kurir hingga membuat ketakutan, begitu menciderai integritasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved