Surat Pendek Al Quran

Surat Al Ikhlas dan Artinya, Cek Daftar Keutamaan Membacanya Setiap Hari: Bisa Masuk Surga

Surat Al Ikhlas merupakan surah Makkiyyah yang turun pada masa Rasulullah SAW belum hijrah ke Madinah.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
Freepik
Ilustrasi baca Al Quran. Keutamaan membaca Surat Al Ikhlas setiap harinya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Surat Al Ikhlas kerap menjadi bacaan doa dalam ibadah, terumata saat salat.

Surat Al Ikhlas memiliki arti Memurnikan Keesaan Allah SWT.

Surat ini termasuk surah Makkiyyah yang turun pada masa Rasulullah SAW belum hijrah ke Madinah.

Baca juga: KEUTAMAAN Baca Surat Yasin, Mendapat Ketenangan Hati dan Terhindar Siksa Kubur

Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa (Freepik)

Berikut bacaan surat Al Ikhlas dan artinya:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
qul huwallāhu aḥad
Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa.

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ
allāhuṣ-ṣamad
Allah tempat meminta segala sesuatu.

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ
lam yalid wa lam yụlad
(Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad
Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."

Baca juga: Daftar Formasi CPNS dan Instansi Sepi Peminat, Sedikit Pesaing, Yuk Atur Strategimu untuk Lolos!

Sering dibaca umat muslim dalam berbagai kondisi, rupanya surat Al Ikhlas ini memiliki keutamaan dan manfaat yang luar biasa.

Meski demikian, keutamaan ini masih banyak belum diketahui umat muslim.

Berikut daftar keutamaan membaca Surat Al Ikhlas dirangkum dari KompasTv:

Baca juga: Cek Daya Tampung 39 Prodi Jalur Mandiri IPB 2021, Pelamar Bidikmisi Boleh Daftar? Ini Penjelasannya

1. Surat Al Ikhlas Sebanding dengan Sepertiga Al Quran

Terdapat hadits yang menjelaskan surat Al Ikhlash sebanding dengan Tsulutsul Qur’an (Sepertiga Al Qur’an) karena berisikan tentang tauhid.

Dari Abu Sa’id (Al Khudri) bahwa seorang laki-laki mendengar seseorang membaca dengan berulang-ulang ’Qul huwallahu ahad’. Tatkala pagi hari, orang yang mendengar tadi mendatangi Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam dan menceritakan kejadian tersebut dengan nada seakan-akan merendahkan surat Al Ikhlas. Kemudian Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya surat ini sebanding dengan sepertiga Al Qur’an”. (HR. Bukhari : 6643)

Disini nampak sekali derajat kedudukan surat Al Ikhlas serta keutamaan bagi siapa saja yang membacanya, dikarenakan surah ini mengandung nama-nama Allah serta sifat-sifatNya yang maha sempurna.

Baca juga: Ketentuan Foto Pendaftaran Jalur Mandiri SIMAK UI 2021, Boleh Pakai Baju Bebas?

2. Bisa Masuk Surga

Dikisahkan dalam hadits yang diriwayatkan dalam sunan Tirmidzi, bahwasanya suatu hari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bersama rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam, lalu beliau mendengar seseorang membaca (Qul huwallahu a ad, Allahu - amad) dan bersabda: “Wajib untuknya” Abu Hurairah pun berkata: apa yang wajib ya rasulullah? Beliau Shalallahu 'alaihi wa sallam pun bersabda: “wajib untuknya surga”.
(HR. Tirmidzi : 2897).

Surat Al Ikhlash - dengan izin Allah melindungi orang yang membacanya, jika dibaca bersama surat Al Falaq dan An Naas

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu berkata,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu berlindung dari jin dan ‘ain (mata hasad manusia), sampai turun dua mu’awwidzataan (surah Al-Falaq dan surah An-Naas). Ketika keduanya turun, beliau mengambil keduanya dan meninggalkan yang lainnya. (HR. Tirmidzi : 2058)

Baca juga: CPNS Kejaksaan Agung 2021: 4.148 Formasi, Mulai Jaksa hingga Ahli Pertama Pranata Komputer

3. Mendapat Cinta Allah

Rasulullah pernah bersabda bahwa siapa yang sangat gemar membaca Surat Al Ikhlas akan mendapat cinta dari Allah SWT.

A’isyah r.a.menuturkan bahwa Rasulullah pernah mengutus seseorang kepada sekelompok pasukan.

Ketika orang itu menjadi imam dalam shalatnya, ia membaca dan mengakhiri (bacaannya) dengan Qul Huwallahu Ahad.

Lalu, Rasulullah lalu bersabda:

“Tanyalah ia, mengapa ia berbuat demikian?” Lalu mereka bertanya kepadanya. Ia pun menjawab: “Karena surat ini (mengandung) sifat ar Rahman, dan aku cinta untuk membaca surat ini”.

Lalu Rasulullah bersabda: “Beritahu dia, sesungguhnya Allah pun mencintainya.”

Waktu Terbaik Membaca Surat Al Ikhlas

1. Dibaca pagi dan Sore

 
Dari Mu'adz bin Abdullah bin Khubaib dari bapaknya ia berkata,

 
خَرَجْنَا فِى لَيْلَةِ مَطَرٍ وَظُلْمَةٍ شَدِيدَةٍ نَطْلُبُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لِيُصَلِّىَ لَنَا فَأَدْرَكْنَاهُ فَقَالَ « أَصَلَّيْتُمْ ». فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا فَقَالَ « قُلْ ». فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا ثُمَّ قَالَ « قُلْ ». فَلَمْ أَقُلْ شَيْئًا ثُمَّ قَالَ « قُلْ ». فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا أَقُولُ قَالَ « (قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ) وَالْمُعَوِّذَتَيْنِ حِينَ تُمْسِى وَحِينَ تُصْبِحُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ تَكْفِيكَ مِنْ كُلِّ شَىْءٍ »

 
Pada malam hujan lagi gelap gulita kami keluar mencari Rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam untuk sholat bersama kami, lalu kami menemukannya.

Beliau bersabda, "Apakah kalian telah shalat?" Namun sedikitpun aku tidak berkata-kata. Beliau bersabda, "Katakanlah". Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata.

Beliau bersabda, "Katakanlah". Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Kemudian beliau bersabda, "Katakanlah".

Hingga aku berkata, "Wahai Rosululloh, apa yang harus aku katakan?” Rosulullaoh shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Katakanlah (bacalah surat) QUL HUWALLAHU AHAD DAN QUL A'UDZU BIRABBINNAAS DAN QUL A'UDZU BIRABBIL FALAQ ketika sore dan pagi sebanyak tiga kali, maka dengan ayat-ayat ini akan mencukupkanmu (menjagamu) dari segala keburukan." (HR. Abu Daud no. 5082 dan An Nasai no. 5428. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Baca juga: Amalan Malam Jumat, Yuk Rutin Baca Surat Yasin & Al Kahfi Ayat 1-10, Ini Keutamaannya

2. Dibaca Sebelum Tidur

 
Dari ‘Aisyah, beliau rodhiyallohu ‘anha berkata,

 
أَنَّ النَّبِىَّ - صلى الله عليه وسلم - كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ( قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ) وَ ( قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ) ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ يَبْدَأُ بِهِمَا عَلَى رَأْسِهِ وَوَجْهِهِ وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ يَفْعَلُ ذَلِكَ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ

 
“Nabi shollallohu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surat Al Ikhlash), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari no. 5017)

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved