Antisipasi Virus Corona di DKI
Penanganan Covid-19 DKI Dapat Nilai E, Wagub Ariza Klaim Pemprov Sudah Sungguh-sungguh
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan, pihaknya telah semaksimal mungkin mengatasi pandemi Covid-19 di ibu kota.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan, pihaknya telah semaksimal mungkin mengatasi pandemi Covid-19 di ibu kota.
Hal ini dikatakan Ariza menanggapi rapor merah Pemprov DKI yang diberikan oleh pemerintah pusat atau dalam hal ini Kementerian Kesehatan.
Mengacu pada data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ariza mengklaim, penyebaran kasus Covid-19 di ibu kota masih cukup landai.
"Tentang kebijakan di Jakarta, kami sangat serius dan sungguh-sungguh dalam pengendalian Covid. Alhamdulillah kita lihat bersama, angkanya masih cukup landai, tidak ada peningkatan yang signifikan," ucapnya, Jumat (28/5/2021).
Keseriusan dalam mengatasi pandemi Covid-19, bisa dilihat dari kesiapan sejumlah fasilitas kesehatan di DKI Jakarta.
Saat ini, total ada 6.620 tempat tidur isolasi dan 1.846 bed ruang ICU yang disiapkan Pemprov DKI di 106 rumah sakit rujukan Covid-19.
"Kami juga punya lokasi isolasi terkendali di 12 lokasi yang sebelumnya delapan lokasi. Lalu kami ada 290 pukesmas kelurahan dan punya 44 puskesmas kecamatan," ujarnya di Balai Kota.
Tenaga kesehatan dan penunjang yang disiapkan Pemprov DKI pun mencapai 144.700 orang.
Selain itu, upaya penanganan Covid-19 juga dilakukan Pemprov DKI lewat program vaksinasi yang terus digenjot.
Baca juga: Misteri Mayat Wanita Telanjang di Menteng Mulai Terkuak, Kondom dan Celana Dalam Jadi Petunjuk
Baca juga: Viral Kasus Kurir Ditodong Pedang Karena Barang Tak Sesuai, Simak Cara Retur Barang Saat COD
Baca juga: Cerita Saksi Mata Saat Detik-Detik Helikopter Jatuh di Danau Buperta Depok
Hingga saat ini, sebanyak 4.130.253 dosis vaksin Covid-19 telah disuntikan kepada warga DKI yang menjadi prioritas.
"Ini yang sudah kami lakukan. Kami memiliki 511 faskes, RS, dan puskesmas. Pelaksana vaksinasi juga 3.110 vaksinator per hari, dan kapasitas penyuntikan kurang lebih mencapai 70 ribu per hari, tuturnya.
Dengan berbagai upaya dan kebijakan yang dibuat Pemprov DKI ini, Ariza mengklaim, Jakarta sudah lama tidak masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.
"Jakarta sudah sejak lama tidak masuk zona merah. Artinya ada upaya perbaikan," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/riza-minta-maaf.jpg)