Breaking News:

Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Korupsi di Telkomsel Senilai Rp 300 Miliar

Polda Metro Jaya tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi di perusahaan Telkomsel. Dugaan korupsi ini mencapai ratusan miliar Rupiah.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
Telkomsel
Polda Metro Jaya tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi di perusahaan Telkomsel. Dugaan korupsi ini mencapai ratusan miliar Rupiah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi di perusahaan Telkomsel.

Ia menyebut total kerugian negara dari dugaan korupsi ini mencapai ratusan miliar Rupiah.

"Lebih kurang (dugaan korupsi) Rp 300 miliar,” kata Auliansyah kepada wartawan, Kamis (27/5/2021).

Kasus ini diproses berdasarkan surat perintah penyelidikan nomor 1576/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus tanggal 6 Mei 2021.

Menurut Auliansyah, terdapat dugaan dana yang dikucurkan oleh Telkomsel yang tidak bisa dipertanggung jawabkan peruntukannya.

Promo isi ulang Telkomsel dari BCA
Promo isi ulang Telkomsel dari BCA (ISTIMEWA/bca.co.id)

"Makanya, kita klarifikasi. Untuk saat ini masih dalam proses klarifikasi, apakah dana tersebut sesuai dengan yang diadukan masyarakat," ujar dia.

Ia mengungkapkan, Direktur Utama PT Telkomsel Setyanto Hantoro dan Edi Witjara selaku Direksi PT Telkomsel seharusnya dijadwalkan hadir untuk dimintai klarifikasi pada Kamis kemarin.

Baca juga: Dukcapil Jaksel Klaim Tren Mudik Lebaran 2021 Menurun, Strategi Penyekatan Dinilai Efektif

Baca juga: Ular Muncul dari Plafon Ganggu Istirahat Warga, Sudin PKP Jaktim Tangkap Ular Sepanjang 1,2 Meter

Baca juga: Final Liga Champions Man City Vs Chelsea: Fans The Citizens di Indonesia Dihantui Perasaan Was-was

Hanya saja keduanya tidak hadir dengan alasan tengah mempersiapkan perayaan HUT Telkomsel.

"Keduanya ada kegiatan di Telkomsel dan meminta penundaan. Ada surat dari legal yang bersangkutan masuk kepada kami," tutur Auliansyah.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved