Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Rizieq Shihab Akan Jalani Sidang Tuntutan Kasus RS Ummi Bogor Pekan Depan

Pengadilan Negeri Jakarta Timur bakal menggelar sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana pemberitahuan bohong Rizieq Shihab pada Kamis (3/6/2021).

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dion Arya Bima Suci
Pengadilan Negeri Jakarta Timur bakal menggelar sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana pemberitahuan bohong Rizieq Shihab pada Kamis (3/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Pengadilan Negeri Jakarta Timur bakal menggelar sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana pemberitahuan bohong Rizieq Shihab pada Kamis (3/6/2021).

Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Timur Alex Adam Faisal mengatakan sidang beragenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus tes swab di RS UMMI Bogor.

"Pembacaan tuntutan dari Penuntut Umum untuk perkara nomor 223, 224, dan 225. Terdakwa perkara nomor 223 dr. Andi Tatat," kata Alex saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (28/5/2021).

Terdakwa pada berkas perkara nomor 224 merupakan Muhammad Hanif Alatas yang merupakan menantu Rizieq, sementara terdakwa pada berkas perkara nomor 225 merupakan Rizieq.

Sidang berlanjut ke tuntutan setelah pada Kamis (27/5/2021) tahap pemeriksaan terdakwa rampung ketika dr. Andi Tatat, Hanif, dan Rizieq memberi kesaksian di hadapan Majelis Hakim.

Rizieq Shihab saat mengikuti sidang putusan perkara kerumunan Megamendung, Bogor di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021).
Rizieq Shihab saat mengikuti sidang putusan perkara kerumunan Megamendung, Bogor di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021). (TribunJakarta/Bima Putra)

Dalam kasus tes swab RS UMMI Bogor ketiga terdakwa disangkakan pasal 14 ayat 1 UU Nomor 1 tahun 1946 Peraturan Hukum Pidana tentang pemberitahuan bohong menyebabkan keonaran.

Mereka dianggap berbohong saat menyatakan Rizieq dalam kondisi sehat saat dirawat di RS UMMI Bogor pada November 2020 lalu dengan alasan hasil tes swab PCR belum keluar.

Saat sidang pemeriksaan saksi mahkota, Hanif menuturkan alasan dia membuat video testimoni menyatakan Rizieq dalam kondisi sehat guna membantah kabar hoaks terkait kondisi Rizieq.

Baca juga: Liga 1 Belum Bisa Digelar, Polri Masih Belum Kasih Rekomendasi Izin, Menpora: Tinggal Menunggu Waktu

Baca juga: Viral Video Minta Maaf Pria yang Ancam Kurir Pakai Pedang, Tahan Tangis Ungkap Penyesalan: Saya Malu

Baca juga: Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Korupsi di Telkomsel Senilai Rp 300 Miliar

Baca juga: Ular Muncul dari Plafon Ganggu Istirahat Warga, Sudin PKP Jaktim Tangkap Ular Sepanjang 1,2 Meter

"Hoaksnya enggak main-main Majelis Hakim yang mulia, hoaksnya bukan sekedar kalau orang kena Covid-19 di musim pandemi. Ini hoaks kritis, kritis, kena azab, parah, dan lain sebagainya," ujar Hanif, Kamis (27/5/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved