Breaking News:

Gadis SMP Korban Pelecehan

Tersangka Persetubuhan di Bekasi Berniat Nikahi Korban, Orangtua: Saya Nggak Akan Sudi

Tersangka persetubuhan di Bekasi berinisial AT (21) berniat menikahi korban PU (21), hal ini rupanya ditolak mentah-mentah orangtua korban

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Tersangka kasus pencabulan AT (21) yang merupakan anak anggota DPRD Kota Bekasi saat di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (21/5/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Tersangka persetubuhan di Bekasi berinisial AT (21) berniat menikahi korban PU (21), hal ini rupanya ditolak mentah-mentah orangtua korban.

D (43) ayah korban mengatakan, tidak sudi anaknya menikah dengan AT. Bahkan, jika harus menanggung dosa atas perzinahan yang dilakukan buahnya hatinya, dia siap menanggung.

"Saya lebih baik menanggung dosa anak dibanding harus menikahkan anak saya dengan pelaku," kata D di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (28/5/2021).

Dia menjelaskan, jika menikahkan AT dengan PU terjadi, hal itu sama saja menjerumuskan anaknya ke lubang hitam yang lebih pekat.

Sebab, tindakan AT yang sudah jelas-jelas melakukan persetubuhan anak di bawah umur sangat tidak bisa ditolerir.

"Dari segi akhlak dan moral nggak bisa ditoleransi," tegasnya.

Ayah tiga orang anak ini bahkan berandai-andai, kalaupun PU sudah berusia dewasa saat ini, niat menikahkan anaknya dengan tersangka tetap akan ditolak mentah-mentah.

"Saya enggak akan sudi, karena kalau saya menikahkan korban dengan pelaku itu tidak akan berjalan baik kehidupan anak saya, dia kemungkinan akan tersiksa," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, anak anggota DPRD Kota Bekasi tersangka kasus persetubuhan di bawah umur berinisial AT (21) berniat ingin menikahkan korban PU (15).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved