Breaking News:

Gadis SMP Korban Pelecehan

Jadi Korban Persetubuhan Anak Anggota DPRD Bekasi, Kuasa Hukum Minta Polisi Usut Tuntas Kasus TPPO

Tekda Bagarri, Kuasa hukum korban persetubuhan anak anggota DPRD Kota Bekasi berharap, polisi usut tuntas kasus tindakan pidana perdagangan orang

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Tekda Bagarri kuasa hukum korban persetubuhan PU (15) oleh tersangka anak anggota DPRD Kota Bekasi Amri Tanjung alias AT (21) di Polres Metro Bekasi Kota, Sabtu (29/5/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Tekda Bagarri, Kuasa hukum korban persetubuhan anak anggota DPRD Kota Bekasi berharap, polisi usut tuntas kasus tindakan pidana perdagangan orang (TPPO).

Tekda mengatakan, selain tindakan persen, tersangka Amri Tanjung alias AT (21) diduga melakukan TPPO dengan memaksa korban PU (15) sebagai pekerja seks komersial (PSK).

"Kami memohon kepada pihak kepolisian agar lebih tegas menangani perkara ini. Terkait TPPO-nya, kami meminta polisi sebisa mungkin memaksimalkan pengusutan hal tersebut," kata Tekda, Sabtu (29/5/2021).

Tekda menjelaskan, pihaknya sangat berkeyakinan tersangka melakukan TPPO berdasarkan keterangan korban.

"Kalau yang saya dengar dari pernyataan korban, ada unsur ke sana (TPPO), masalah mengenai koordinir dari aplikasi, sudah ada itu keterangannya dari korban," terangnya.

Tersangka kasus pencabulan AT (21) yang merupakan anak anggota DPRD Kota Bekasi saat di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (21/5/2021).
Tersangka kasus pencabulan AT (21) yang merupakan anak anggota DPRD Kota Bekasi saat di Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (21/5/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Alat bukti kata dia, tidak hanya dari keterangan korban. Terdapat alat bukti lain secara digital yang dapat dijadikan penguat atas dugaan TPPO.

"Alat bukti berupa HP korban yang diminta (polisi) dan beberapa keterangan dari korban," kata Tekda.

Baca juga: Viral Video Keluarga Pasien Marah Lantaran Tabung Oksigen Diduga Kosong, Pihak RS Membantah: Terisi

Baca juga: Adu Taktik Pep Guardiola dan Thomas Tuchel di Final Liga Champions, Siapa yang Paling Jenius?

Baca juga: Ketum PSSI Ngadu ke Presiden Jokowi Minta Kantor dan Tempat Latihan, Menpora: Saya Akan Kerjakan

Sementara itu, kuasa hukum tersangka Bambang Sunaryo mengatakan, pihaknya telah mengantongi bukti-bukti yang dapat membantah tuduhan TPPO.

Namun, Bambang tidak akan mengekspos bukti-bukti tersebut ke ranah publik. Pihaknya akan membuka semua di ranah persidangan jika tuduhan TPPO diseratkan dalam berkas perkara.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved