Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang Terus Meningkat, Bertambah 100 Orang Positif Dalam Sepekan

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang terus bertambah setelah masa libur Lebaran 1442 H.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi Virus Corona - Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang terus bertambah setelah masa libur Lebaran 1442 H. 

Hal tersebut supaya vaksinasi pelaku UMKM dan PKL tepat sasaran, sehingga roda perekonomian di Kota Tangerang berputar lagi.

"Siang ini lakulan pemantapan kembali ke Camat dan Lurah untuk bisa melakulan screening, jadi yang kita prioritaskan ini yang UMKM dan PKL supaya mereka aman," ujar Arief.

Sebagai informasi, Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyiapkan 20 ribu dosis vaksin akan diberikan untuk pelaku UMKM yang sering berinteraksi kepada masyarakat banyak.

Kepala Dinkes Kota Tangerang, Liza Puspadewi mengungkapkan dalam program vaksinasi UMKM ini akan diperuntukan bagi para pedagang kaki lima (PKL), pelayan toko, juru parkir di tempat usaha.

Juga para karyawan yang bersentuhan langsung dengan konsumen seperti kasir.

"Kategori UMKM ini tak hanya diperuntukan bagi pelaku usaha rumahan, tetapi juga mereka pegawai usaha di toko, kedai kopi, gerai maupun pedagang pinggiran," jelas Liza saat dihubungi, Sabtu (22/5/2021).

"Tapi vaksin UMKM ini hanya diperuntukan bagi mereka yang berhubungan atau kontak erat secara langsung kepada konsumen," sambungnya.

Ia menjelaskan, pendataan dan verifikasi penerima vaksin untuk pelaku UMKM akan dilakukan oleh pihak kelurahan sesuai domisili.

Maka dari itu para pelaku UMKM atau PKL bisa langsung melakukan pendaftaran di kantor kelurahan dengan membawa beberapa persyaratan.

"Syarat pendaftarannya hanya perlu membawa identitas diri dan kejelasan lokasi usaha. Walau mereka tidak ber-KTP Kota Tangerang, namun bekerja atau berdagang di Kota Tangerang, akan tetap Dinkes berikan pelayanan vaksinasi," terang Liza.

Baca juga: Ditolak Mentah-mentah, Anak Anggota DPRD Bekasi Tetap Berniat Nikahi Korban Persetubuhan di Bekasi

Lanjutnya, dalam program vaksinasi UMKM ini, per kecamatan Dinkes menargetkan 1.000 sampai 2.000 UMKM tervaksinasi.

"Selanjutnya Dinkes akan berkoordinasi dengan kelurahan, untuk penentuan lokasi vaksin massal UMKM ini," ungkap Liza.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved