Sidak Penerapan Prokes di Tempat Hiburan, Petugas Temukan Layanan Pijat di Sebuah Hotel Sawah Besar

Dalam sidak di salah satu hotel yang menyedikan layanan griya pijat itu, petugas melakukan pengecekan di ruangan yang digunakan melayani pengujung.

Editor: Wahyu Aji
Warta Kota/Joko Supriyanto
Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom 

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWAH BESAR - Kapolsek Sawah Besar, AKP Maulana Mukarom memimpin inspeksi mendadak (sidak) petugas gabungan kepolisian, TNI dan Satpol PP Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2021).

Dalam sidak di salah satu hotel yang menyedikan layanan griya pijat itu, petugas melakukan pengecekan di ruangan yang digunakan melayani pengujung untuk pijat.

Di ruangan itu ditemukan satu pasangan.

Baca juga: Siapkan Jalur Khusus Road Bike, Polisi Ancam Tindak Goweser yang Masih Bandel Jalan di Lajur Kanan

Baca juga: Melihat Lagi Aksi Arogan Rombongan Pengendara Moge Masuk Jalur Transjakarta, Cuma 4 yang Ditilang

Padahal griya pijat selama massa PPKM mikro belum boleh beroperasi.

Lantas orang yang berada di ruangan itu mengaku sebagai karyawan yang sedang bekerja.

"Jadi kamu ini kerja di sini atau gimana, mbaknya ini," kata AKP Maulana Mukarom, Jumat (28/5/2021).

Selanjutnya salah satu wanita yang berada di dalam ruangan itu pun menyatakan bahwa dirinya pekerja.

Namun, dia tidak bisa menjelaskan secara detail pekerjaan yang dilakukannya di ruangan tersebut.

"Saya kerja pak. Iya bapak tanya aja sama manager saya," kata wanita tersebut.

Selanjut petugas memanggil manajemen.

Sebelumnya, pihak manajemen menyatakan hanya memiliki izin lounge, dan hotel.

Namun petugas justru mendapati dua orang di dalam kamar yang diduga digunakan untuk pijat.

"Tadi kamu bilang apa. Ini kan panti pijat belum boleh dibuka. Ini kita tegur masih secara persuasif ya, kalau besok tidak mengindahkan kami tentu akan tindak sesuai aturan yang berlaku," katanya.

Kapolsek Sawah Besar, AKP Maulana Mukarom mengatakan, sidak itu untuk mengecek penerapan protokol kesehatan di sejumlah tempat hiburan di Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Baca juga: Layanan Pijat Plus-plus di Cirebon Bertarif Rp 250 Ribu, Sang Muncikari Ngaku Hanya Dapat Rp 10 Ribu

Baca juga: Selama Bulan Ramadan, Karaoke hingga Griya Pijat di Tangsel Tutup, MUI: Masa Enggak Bisa Nahan

"Jadi memang malam ini kita lakukan operasi di tempat hiburan malam. Tadi ada beberapa lokasi yang kami lakukan pengecekan," kata AKP Maulana Mukarom.

"Ini kita temukan dimana panti pijat yang beroperasi sedangkan sesuai aturan panti pijat belum boleh beroperasi," kata AKP Maulana Mukarom.

Selanjutnya, menurut Maulana, pihaknya menyerahkan kepada petugas Satpol PP untuk melakukan BAP terhadap temuan pasangan diduga pegawai panti pijat yang tengah bekerja.

"Tadi kita sampaikan jangan beroperasi dulu sampai waktu yang ditentukan. Nanti secara teknisnya seperti apa mungkin Satpol PP yang akan menangani," ucapnya. (WartaKota/Joko) (*)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Panti Pijat di Sawah Besar Kepergok Beroperasi saat Sidak Protokol Kesehatan di Tempat Hiburan

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved