Bawa Celurit dan Pistol Mainan, Tiga Begal di Cibubur Beraksi Saat Mabuk

Tiga pelaku begal di Jalan Abdulrahman, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur beraksi dalam keadaan mabuk

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Ade (31) saat menunjukkan lokasi penangkapan tiga pelaku begal di Jalan Abdulrahman, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (31/5/2021).  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Tiga pelaku pencurian disertai kekerasan atau begal di Jalan Abdulrahman, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur beraksi dalam keadaan dipengaruhi alkohol.

Ade (31), saksi mata mengatakan pengaruh alkohol pada tiga pelaku yang beraksi pada Minggu (31/5/2021) sekira pukul 23.00 WIB itu diketahui dari isi bungkusan plastik hitam.

"Jadi di motor yang mereka naiki itu nyantel bungkusan plastik hitam, pas dilihat isinya minuman (keras). Sepertinya jenis Intisari, memang mulut mereka juga bau minuman," kata Ade di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (31/5/2021).

Menurutnya bau minuman pada mulut dan tubuh tercium santer saat ketiga pelaku berhasil diamankan warga sekitar 200 meter dari lokasi mereka berupaya merampas handphone korban.

Baca juga: 4 Kali DKI Raih WTP Sejak Dipimpin Anies, PDIP Harap Tak Ada Lagi Anggaran Siluman Seperti Lem Aibon

Baca juga: Puluhan Warga Terkonfirmasi Covid-19, RT 08 RW 03 Bambu Apus Cipayung Masuk Zona Merah

Baca juga: Viral Video Wanita Jalan Santai di Tengah Jalan hingga Buat Macet, Terkuak Kisah Sedih di Baliknya

Warga menduga ketiga pelaku menenggak alkohol sebelum beraksi guna meningkatkan nyali, pasalnya selain celurit satu pelaku kedapatan membawa pistol mainan untuk menakuti korban.

"Pistolnya mainan plastik begitu, bukan pistol buat korek api. Kalau sudah berapa kali mereka begal saya enggak tahu. Enggak sempat nanya-nanya, jadi enggak tahu mereka mabok parah atau masih bisa jawab pertanyaan," ujarnya.

Ade menuturkan saat menangkap pelaku warga kadung emosi memukuli dan nyaris menelanjangi karena emosi selama ini diresahkan dengan kasus pencurian di sepanjang Jalan Abdulrahman.

Terlebih para pelaku selalu berhasil melarikan diri, sehingga ketika berhasil menangkap warga mengira ketiga pelaku merupakan bagian dari komplotan pencuri di permukiman mereka.

"Mungkin sebelum beraksi kemarin mereka sudah mengintai sebelumnya. Kalau sampai bawa senjata tajam seperti itu kan berarti sudah berencana mau begal. Sudah sangat meresahkan lah," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved