Antisipasi Virus Corona di DKI

Ikut Swab Antigen, Gelandangan hingga Pak Ogah Digiring Satpol PP di Tanah Abang

Sebanyak 23 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) digiring petugas Satpol PP guna mengikuti swab antigen Covid-19 gratis. 

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
Humas Pemkot Jakarta Pusat
Ilustrasi - Sebanyak 23 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) digiring petugas Satpol PP guna mengikuti swab antigen Covid-19 gratis.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Sebanyak 23 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) digiring petugas Satpol PP guna mengikuti swab antigen Covid-19 gratis. 

Kepala Satpol PP Kecamatan Tanah Abang, Budi Salamun, menyebut 23 PPKS ini terdiri dari gelandangan, juru parkir liar, hingga 'pak ogah'.

"Ada 23 PPKS yang sudah dijaring. Mereka terjaring saat kami melakukan operasi Asih Asuh selama pandemi (Covid-19," kata Budi, sapaannya, saat dikonfirmasi, Senin (31/5/2021).

"Setelah digiring, mereka kami minta mengikuti swab antigen Covid-19 gratis di Puskesmas Tanah Abang," lanjut dia.

Budi melanjutkan, 23 PPKS ini terjaring di sejumlah ruas jalan Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat

Di antaranya Jalan KH Wahid Hasyim, KH Mas Mansyur, Fachrudin, Penjernihan, dan Jembatan Tinggi.

Hasil swab antigen 23 PPKS tersebut, lanjutnya, negatif Covid-19

"Mereka sekarang berada di Sasana Krida Karang Taruna Bendungan Hilir (Jakarta Pusat)," tambah dia.

"Mereka akan dibina di panti sosial tersebut. Seperti dilatih keterampilan tangan dan hal kreatif lainnya," lanjut Budi.

Baca juga: Kisah Pilu Istri Mantan Pengawal Bung Karno, Berjuang Melawan Sakit: Jadi Keluarga Kontraktor

Baca juga: Kakek Bawa Celurit Merudapaksa Gadis 14 Tahun, Ibu Menjerit Lihat Aksi Bejat Pelaku: Dihajar Warga

Baca juga: Besaran Gaji Penjaga Tahanan Lulusan SMA, Cek Juga Cara Daftar CPNS Kemenkumham 2021

Dia menambahkan, para PPKS ini juga dinilai telah meresahkan masyarakat.

"Kami harap operasi Asih Asuh ini akan berlangsung biar tidak ada lagi yang meresahkan masyarakat," tutup dia.
 

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved