Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Perokok Disebut Memiliki Risiko Gejala Parah Bila Terpapar Covid-19, Anies: Ayo Berhenti Sekarang

Gubernur DKI Anies Baswedan mengajak seluruh warganya berhenti merokok. Perokok memiliki lebih tinggi mengalami gejala parah saat terpapar Covid-19

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Gubernur DKI Anies Baswedan mengajak seluruh warganya berhenti merokok. Perokok memiliki lebih tinggi mengalami gejala parah saat terpapar Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak seluruh warganya berhenti merokok.

Pasalnya, perokok memiliki lebih tinggi mengalami gejala parah saat terpapar Covid-19.

Peringatan ini disampaikan Anies lewat unggahannya di instagram (@aniesbaswedan).

"Perokok memiliki risiko lebih besar mengalami gejala yang parah dan meninggal akibat Covid-19," tulis Anies dikutip TribunJakarta.com, Senin (31/5/2021).

Anies menyebut, 26 persen warganya merupakan perokok aktif dengan rata-rata menghabiskan 10,3 batang rokok setiap hari.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (13/5/2021).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (13/5/2021). (TribunJakarta/Dionisus Arya Bima Suci)

Ini artinya, seperempat warga DKI memiliki potensi tinggi alami gejala berat hingga meninggal bila terpapar Covid-19.

Untuk itu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengajak warganya berhenti merokok, baik itu rokok biasa maupun elektrik.

Baca juga: Cara Mendapatkan Modal Usaha dari Tangerang Emas, Prosesnya Cepat Tanpa Riba

Baca juga: Rizieq Shihab Hanya Divonis Hukuman 8 Bulan Penjara di Perkara Kerumunan, Jaksa Ajukan Banding

Baca juga: Kabar Bahagia! Polri Akhirnya Beri Izin Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Bergulir 10 Juli 2021

"Berani berhenti merokok, apapun jenisnya ! Ayo berhenti merokok, ciptakan kualitas hidup yang lebih sehat bagi diri sendiri dan keluarga," ujarnya.

Selain baik bagi kesehatan, masyarakat juga bisa melakukan penghematan di tengah kondisi perekonomian yang sedang terpuruk akibat Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved