Breaking News:

Info Kesehatan

Anak Penderita Kanker Rentan Terhadap Virus Covid-19, Ini Penjelasannya

Anak penderita kanker termasuk yang paling rentan terhadap virus COVID-19, karena sistem kekebalan tubuhnya terganggu akibat penyakit kronis.

Freepik
Ilustrasi pita kanker 

TRIBUNJAKARTA.COM - Anak penderita kanker termasuk yang paling rentan terhadap virus COVID-19, karena sistem kekebalan tubuhnya terganggu akibat penyakit kronis.

"Pandemi COVID-19 sangat mengganggu perawatan kanker anak di seluruh dunia. Dampak yang paling menonjol terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, seperti Indonesia," ucap dr. Haridini Intan Setiawati Mahdi, Sp.A (K) dalam keterangan resmi pada Selasa (1/6). 

Oleh karena itu, semakin banyaknya penyedia layanan telemedicine memainkan peran penting dalam membantu praktisi kesehatan, untuk memastikan bahwa pasien kanker masih dapat berkonsultasi dengan dokter mereka secara virtual dengan nyaman dari rumah mereka sendiri.

"Bagi yang harus menjalani kemoterapi, harus tetap berobat ke rumah sakit dengan menerapkan 5M," paparnya. 

Pandemi mengakibatkan banyak perubahan sektor pelayanan kesehatan,  yang mempengaruhi tata cara rumah sakit dalam pemberian perawatan kanker, terutama bagi pasien kanker anak.

Dalam jurnal The Lancet yang memuat hasil studi cross-sectional tentang "Pengaruh Pandemi COVID-19 pada Perawatan Kanker Anak" yang diterbitkan pada 1 Mei 2021 yang melibatkan 311 tenaga kerja kesehatan profesional di 213 institusi di 79 negara anggota WHO sebagai responden, tercatat bahwa daftar periksa rumah sakit harus diperbarui atau disesuaikan, proses komunikasi dengan pasien dan keluarga juga berubah, dan pedoman untuk layanan penting bagi pasien kanker anak pun harus direvisi.

Baca juga: Seleksi Jalur Mandiri SIMAK UI 2021, Bisakah Diterima di Lebih dari Satu Jurusan? Ini Penjelasannya

Perubahan dan penyesuaian ini dilakukan sebagai efek pandemi.1 Studi tersebut menunjukkan bahwa cara alternatif sangat dibutuhkan untuk memberikan perawatan medis bagi pasien kanker anak untuk melindungi mereka dari risiko terpapar COVID-19.

Ilustrasi pita kanker
Ilustrasi pita kanker (Freepik)

Di sinilah pelayanan telemedis dapat memberikan peran integral dalam mengurangi konsultasi tatap muka antara dokter dan pasien kanker anak.

"Dengan memiliki support system yang kuat, anak-anak yang sedang melawan kanker bisa lebih bersemangat dan memiliki impian besar untuk masa depannya,"  jelas dr. Adhiatma Gunawan.

Baca juga: Kamu Calon Mahasiswa Baru? Yuk Cek Biaya Kuliah S1 Jalur Mandiri UI, UIN Jakarta, UNJ dan IPB

Untuk itu, Good Doctor bersama BenihBaik.com menggalang dana selama 6 bulan untuk upaya menyadarkan publik tentang adanya peningkatan risiko COVID-19 pada anak-anak penderita kanker.

Donasi sejumlah Rp58.697.073 telah dikumpulkan dan  disalurkan kepada YKAKI.

Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved