Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Tangsel Kembali Zona Kuning Penularan Covid-19, Penutupan Tempat Wisata Jadi Faktor Krusial

Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kembali menyandang zona kuning atau risiko rendah penularan Covid-19.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Ilustrasi. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan Tangsel kembali menyandang zona kuning 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kembali menyandang zona kuning atau risiko rendah penularan Covid-19.

Hal itu berdasarkan unggahan data Dinas Kesehatan Provinsi Banten, yang dapat dilihat di laman dinkes.bantenprov.go.id, yang diperbarui pada Senin (31/5/2021).

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengonfirmasi hal zona kuning tersebut.

Ia mengatakan, saat ini beberapa indikator paparan Covid-19 tengah membaik.

Di antaranya adalah keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) yang hanya 30%.

Baca juga: Pihak Keluarga Datangi Polres Tangsel, Menjalani Asesmen Penentuan Hak Asuh Anak Korban Penyiksaan

"Alhamdulillah ya indikator-indikatornya terus membaik. Keterisian BOR-nya udah jauh 30%, kemudian angka kesembuhannya meningkat, angka kematian juga semakin turun. Dan yang tidak kalah pentingnya angka positivity ratenya juga turun sekarang," ujar Benyamin melalui sambungan telepon, Selasa (1/6/2021).

Kendati data kasus Covid-19 harian menurun, bukan berarti upaya tes diturunkan.

Bersama Polri dan pihak swasta, Pemkot Tangsel terus menjalankan tes Covid-19 untuk melacak kasus, utamanya terkait momen pasca libur lebaran.

"Program vaksinasi juga terus kita jalankan," kata dia.

Baca juga: Kasus Aborsi di Tangsel, Polisi Ciduk 2 Pria: Obat Penggugur Kandungan Ikut Diamankan

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro juga masih diterapkan.

Namun menurut Benyamin, penyebab krusial turunnya status zona oranye menjadi zona kuning adalah karena penutupan tempat wisata.

"Dan tempat-tempat wisata masih belum kita buka ya, wisata air, taman-taman kita juga kita belum buka. Ini juga menyumbang masuk zona kuning nih kita," pungkas Benyamin.

Baca juga: Kantor Pemprov DKI Jakarta Tutup Sementara Imbas Pejabat yang Positif Covid-19

Sebagai informasi, saat ini jumlah total kasus positif Covid-19 di Tangsel per 31 Mei 2021 sebanyak 11.303 kasus, 10.744 orang sudah sembuh, 163 orang masih dirawat dan 396 orang meninggal dunia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved