Breaking News:

Tukang Pangkas Rambut Ditemukan Tewas di Tempat Kerjanya

Tukang pangkas rambut berinisial S (65) ditemukan meninggal dunia di tempat kerjanya, Jalan H. Yusuf Pasar Pulo, Kelurahan Jakastia, Bekasi Selatan

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Istimewa/Humas Polres
Penemuan jasad pria berinisial S di dalam tempat pangkas rambut di Jalan H. Yusuf, Pasar Pulo, Kelurahan Jakastia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (31/5/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Tukang pangkas rambut berinisial S (65) ditemukan meninggal dunia di tempat kerjanya, Jalan H. Yusuf Pasar Pulo, Kelurahan Jakastia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (31/5/2021) kemarin.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, S ditemukan tewas dalam posisi terlentang.

"Kejadian penemuan mayat sekira pukul 18.00 WIB, berinisial S warga Garut, Jawa Barat," kata Erna saat dikonfirmasi.

S merupakan pemangkas rambut yang sehari-hari tinggal di dalam ruko tempat dia bekerja, di sana ia tinggal seorang diri.

Baca juga: PPDB 2021 Sebentar Lagi, Cek Daftar SMA Terbaik di Jakarta dan Bekasi, Cek Sekolah Incaranmu!

"Dia tinggal di salam tempat kerjanya, saksi yang pertama kali menemukan merupakan teman kerjanya berinisial ERA (35)," jelas Erna.

ERA selama bekerja dia tidak tinggal di dalam ruko pangkas rambut bersama S, sejak beberapa hari terakhir, rekan kerjanya tersebut memang mengaku tidak enak badan.

"Jadi pada saat saksi datang untuk membuka pangkas rambut, ternyata S tidak ada respon, terus dipanggil tetap tidak ada jawaban," terang Erna.

Setelah beberapa lama, ERA berusaha membuka paksa pintu tempat pangkas rambut dan mendapati rekannya sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Baca juga: 27 Warga di Kelurahan Bambu Apus Positif Covid-19 Berasal dari Klaster Keluarga

"Korban ditemukan dalam keadaan terlentang di atas alas tempat tidurnya, diduga karena sakit," ucap Erna.

Tim identifikasi Polres Metro Bekasi Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, tidak ada tanda-tanda mencurigakan bekas kekerasan dari tubuh S.

Baca juga: Laris Manis, Program Rumah Dp 0 Rupiah Anies Diminati Ribuan Orang

"Tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan, korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit," ucap Erna.

Adapun pihak keluarga S kemudian menjemput jenazah untuk selanjutnya dibawa ke kampung halaman untuk dikebumikan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved