Penggandaan Uang di Bekasi

Ustaz Gondrong Pengganda Uang Dijerat Pidana Persetubuhan, Mertua Bocorkan Fakta Mengejutkan

Herman pria berjuluk Ustaz Gondrong si pengganda uang dari Bekasi dijerat pidana persetubuhan. Mertua bernama Sartubi mengungkap fakta mengejutkan

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Sartubi (50) mertua Herman alias Ustaz Gondrong yang sempat viral gara-gara video trik sulap penggandaan uang di Bekasi.   

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Herman (41) pria berjuluk Ustaz Gondrong si pengganda uang dari Bekasi dijerat pidana persetubuhan, di balik itu semua, ternyata ada fakta mengejutkan diungkap mertua bernama Sartubi (50).

Seperti yang diketahui, sosok Herman viral setelah video aksi penggandaan uang yang dilakukannya.

Usai viral, dia bersama keluarganya langsung diamankan polisi pada, Minggu (21/3/2021) di rumah Gang Veteran RT001 RW003, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Usai diamankan, Herman mengaku, aksi penggandaan uang itu hanya trik sulap agar dia terlihat sakti.

Herman memang dikenal sebagai 'orang pintar', dia membuka jasa pengobatan alternatif serta menjual barang-barang antik berbau magis.

Sartubi (50) mertua Herman alias Ustaz Gondrong yang sempat viral gara-gara video trik sulap penggandaan uang di Bekasi.
 
Sartubi (50) mertua Herman alias Ustaz Gondrong yang sempat viral gara-gara video trik sulap penggandaan uang di Bekasi.   (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Namun usai diamankan, polisi justru menetapkan Herman sebagai tersangka kasus persetubuhan anak di bawah umur.

Dasar penetapan tersangka ini atas laporan sang mertua Sartubi, dia mempidanakan menantunya sendiri yang sudah menikahi anaknya Novi Triyanti (18).

Baca juga: Nasib ART di Tangsel Setelah Kena Covid-19:Ada yang Diperhatikan Bos hingga Dipecat Tak Bisa Kembali

Baca juga: Kompor di Dapur Meledak, Si Jago Merah Hanguskan Toko Tahu Susu di Sawangan Depok

Baca juga: Taman Sungai Kendal, RTH Baru di Pelosok Jakarta Utara, Tawarkan Wisata Murah Tapi Asri

Dalam delik aduannya, Sartubi memperkarakan Herman yang menikahi secara siri putrinya tiga tahun lalu saat usinya masih sekitar 15 tahun.

Herman saat itu, mengiming-imingi akan membelikan sebidang tanah dan rumah, serta berjanji membantu melunasi hutang-hutangnya.

Tetapi, sampai saat ini, Herman tidak melakukan apa yang dijanjikan. Dia malah tinggal bersama Sartubi di kediaman daerah Babelan dan membuka praktik pengobatan alternatif di sana.

Singkat cerita, Herman kemudian ditahan di Polres Metro Bekasi. Lalu belum lama ini, muncul kabar dia mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Cikarang.

Isi gugatan praperadilan berkaitan dengan kritik terhadap tindakan pemohon dalam hal ini, Kapolres Metro Bekasi (termohon I) dan Kapolsek Babelan (termohon II) atas proses penanganan perkara yang dianggap cacat prosedur.

Sartubi kepada wartawan mengaku, selama ini dia tidak pernah merasa membuat laporan atas pidana persetubuhan yang dilakukan menantunya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved