Breaking News:

Video Evakuasi Dramatis Detik-detik Mobil Terjun ke Danau Toba, Penyebab dan 1 Orang Meninggal Dunia

Sebuah mobil jenis minibus jatuh ke Danau Toba saat hendak keluar dari kapal di Pelabuhan Ambarita, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mendalami penyebab jatuhnya mobil dari Kapal Motor Penumpang (KMP) Ihan Batak di Danau Toba, Sumatera Utara. 

Dalam facebooknya juga diketahui bahwa mereka sempat berkunjung ke Hotel Niagara dan berkeliling di Parapat sebelum menyebrang ke Samosir.

Seorang netizen dengan akun FB Hafni Terunajaya sempat mengomentari unggahan almarhumah.

''Enak x liburan ya..., '' tulis Hafni Terunajaya.

Mendiang menjawab: sekali2 kk 

Lila Khairani, seorang netizen yang memberikan tanda sedih pada unggahan almarhumah mengaku keponakan mendiang.

Lewat chattingan messenger, ia mengakui akun facebook Desy Marizdayani merupakan akun almarhumah.

Evakuasi Berlangsung cukup dramatis.

Dari sejumlah video yang beredar di grup What'sApp terlihat bahwa masyarakat sempat kesulitan menarik mobil yang jatuh ke Danau Toba.

Terlihat sejumlah orang, khususnya kalangan pemuda menarik tali tambang yang diikatkan ke mobil.

"Oh my God, naik. Tarik," ucap seorang wanita di dalam video.

Dalam rekaman video itu terlihat pula mobil Avanza tersebut sudah nyaris naik bagian depannya ke dermaga.

Tapi tiba-tiba saja mobil tersebut mundur lagi ke perairan Danau Toba.

Di tengah derasnya hujan, warga tak henti-hentinya berusaha menarik mobil agar naik ke dermaga.  

Dalam rekaman video lainnya, beberapa petugas kepolisian terlihat memberikan life jaket kepada orang yang ada di dalam mobil Avanza.

Lihat Festival Mangga

Dari penuturan keluarga korban kepada polisi, sebelum insiden terjadi mereka berniat pergi ke Simalombu, Kabupaten Samosir.

Saat itu, ada kegiatan festival mangga.

Karena ingin menghabiskan waktu libur bersama, korban beserta keluarga pergi untuk menyaksikan festival tersebut.

Namun nahas, saat akan menyeberang ke Pelabuhan Ambarita, ramp door KMP Ihan Batak patah.

Mobil yang ditumpangi korban dan keluarga jatuh ke Danau Toba. 

"Mereka ini mau liburan melihat festival mangga di Simalombu, Kabupaten Samosir," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi. 

Terkait hal ini, Hadi pun mengaku pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pembuatan Kapal Berbiaya Rp 32 Miliar

KMP Ihan Batak belum lama diresmikan oleh Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Peresmiannya dilakukan pada Sabtu, 2 Maret 2019 silam di pelabuhan fery Ajibata.

Tapi sayangnya, baru saja diresmikan, KMP Ihan Batak justru menelan korban.

Menurut informasi, ada seorang penumpang yang meninggal dunia akibat jebolnya ramp door (pintu) Ihan Batak.

Penumpang tersebut dikabarkan sempat terjepit di mobil Avanza hitam BK 1421 QP. 

Diketahui, bahwa KMP Ihan Batak ini menelan biaya Rp 32 miliar. 

KMP Ihan Batak yang baru diresmikan itu sudah beroperasi sejak Desember 2018 dengan melayani rute Ajibata-Ambarita. 

KMP Ihan Batak mampu mengangkut 280 penumpang kendaraan campuran 32 unit, dan ABK 10 orang.

Sedangkan penggeraknya, mesin induk 2×800 hp dan kapal mempunyai volume 300 GT.

KMP Ihan Batak dikerjakan di Pare-parean Tobasa, selama 15 bulan yang dimulai dari Agustus 2017 hingga November 2018. 

Dengan adanya kapal penyeberangan KMP Ihan Batak ini, awalnya diharapkan dapat memperlancar konektivitas antara pulau Sumatera Utara dengan pulau Samosir

Kemudian meningkatkan pelayanan transportasi yang berkeselamatan internasional.

Dengan demikian serta peningkatan pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan Danau Toba, mengingat Danau Toba diarahkan untuk destinasi pariwisata yang bertaraf internasional. (TribunMedan/Liston Damanik/Array A/Muhammad Fadli Taradifa)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved