Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Klaim Tidak Ada Korban Meninggal Dunia Akibat Vaksinasi Covid-19

Menteri Kesehatan Budi menegaskan bahwa vaksin Covid-19 dari mulai Sinovac, AstraZeneca hingga pfizer aman digunakan.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, di Intermark Serpong, Tangsel, Rabu (2/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Kabar tentang efek samping vaksin Covid-19 yang mengakibatkan korban jiwa dan tersebar di masyarakat melalui berbagai medium, menjadi sorotan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.

Budi menegaskan bahwa vaksin Covid-19 dari mulai Sinovac, AstraZeneca hingga pfizer aman digunakan.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Baru Rampung 7,5 Persen, Masih Terkendala Ketersediaan Vaksin

Baca juga: Sudah Disuntik Vaksin, Anak Buah Gubernur Anies Terpapar Covid-19

"Pesan saya, ketiga bahwa vaksin ini aman. Bahwa ibu bapak terima hoaks ya pasti ada," ujar Budi pada acara vaksinasi lansia, disabilitas dan tenaga pendidikan, bekerja sama dengan Traveloka, di Intermark BSD, Serpong, Tangsel, Rabu (2/6/2021).

Budi bahkan memaparkan angka ratusan orang yang meninggal dunia usai divaksin, namun ia memastikan penyebabnya bukan disebabkan karena vaksin.

Penyebab meninggal disebabkan penyakit lain ataupun insiden tertentu.

"Apakah ada yang meninggal sesudah kena vaksin? Ada. Sinovac sesudah kena vaksin (meninggal) 200an, Pfizer juga sudah ada lima. Cuma saya bilang itu meninggalnya bukan karena vaksinnya."

"Ada yang karena kecelakaan, sakit jantung, kanker, sampai sekarang dokter-dokter bilang tidak ada yang meninggal karena vaksin," kata Budi.

Budi merasa harus menjelaskan kabar yang kerap kali beredar di masyarakat dengan nada bahaya vaksin itu.

Baca juga: Ada Pelaku UMKM Naik Toyota Fortuner Terima Vaksin Covid-19, Begini Penjelasan Camat Tangerang

Baca juga: Sambil Tunggu Hasil Autopsi, Keluarga Pemuda Buaran yang Meninggal Setelah Vaksin Siapkan Pengajian

"Meninggal sesudah divaksin ya ada, kalau ada yang takut AstraZeneca meninggal sesudah divaksin ya saya bilang   Sinovac lebih banyak tapi meninggalnya bukan karena vaksin," ujarnya.

Budi justru mengaskan bahwa di situasi pandemi Covid-19 saat ini, lebih berbahaya jika tidak divaksin. 

"Bapak ibu enggak usah khawatir, lebih besar risiko enggak divaksin," pungkas Budi.  (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved