Breaking News:

Polisi Pertimbangkan Sanksi Sita Sepeda Road Bike yang Melanggar Jam Melintas di Sudirman-Thamrin

Polda Metro Jaya tengah mempertimbangkan sanksi penyitaan sepeda bagi pengguna road bike yang melanggar jam melintas di Jalan Sudirman-Thamrin.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Tangkap layar Instagram Dinas Perhubungan DKI Jakarta
Lintasan Uji Coba Sepeda Road Bike Diperpanjang Sampai Flyover Saharjo, Jakarta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Polda Metro Jaya tengah mempertimbangkan sanksi penyitaan sepeda bagi pengguna road bike yang melanggar jam melintas di Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, pihaknya akan membahas sanksi penyitaan tersebut bersama instansi terkait.

"Tentu SOP-nya apakah yang disita nanti sepedanya, apakah yang disita nanti KTP-nya atau cukup sidang di tempat atau bagaimana," kata Sambodo kepada wartawan, Rabu (2/6/2021).

"Nah tentu ini opsi-opsi yang harus dibicarakan dengan instansi terkait, kejaksaan, pengadilan supaya nanti punya satu persepsi di lapangan seperti apa," tambahnya.

Sambodo menuturkan, rapat terkait hal itu akan digelar pada pekan depan.

Rapat tersebut rencananya juga akan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Ya (rapat) dengan Pemda DKI, Kejaksaan, pengadilan, CJS (Criminal Justice System) semua," tutur Sambodo.

Baca juga: Dirlantas Polda Metro Bakal Bertemu Anies Baswedan Bahas Sanksi Bagi Pesepeda yang Langgar Aturan

Baca juga: Gubernur Anies Tak Main-main Fasilitasi Pesepeda, Izinkan Sudirman Thamrin Jadi Lintasan Road Bike

Saat ini, polisi baru akan menerapkan sanksi denda sebesar Rp 100 ribu bagi pesepeda yang melanggar aturan.

Sambodo menjelaskan, kebijakan mengizinkan road bike melintas di luar jalur sepeda di Jalan Sudirman-Thamrin adalah untuk memberi ruang kepada pengguna sepeda jenis tersebut.

Pengguna road bike diizinkan melintas di luar jalur khusus di Jalan Sudirman-Thamrin pada Senin-Jumat pukul 05.00 hingga 06.30 WIB.

"Ini untuk memberikan ruang kepada para pengguna sepeda yang untuk sport yang katanya kecepatannya itu tidak memadai kalau menggunakan jalur sepeda yang sudah disediakan," ucap dia.

Menurutnya, kebijakan itu juga menjadi solusi efektif untuk tetap menjaga keselamatan para pengguna jalan.

"Jadi kami mengakomodir sebagai bagian dari win-win solution, sehingga tercipta keamanan dan keselamatan di jalan raya," tutur Sambodo. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved