Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Dua Warga dari Klaster Covid-19 Ciracas Masih Diisolasi di Wisma Atlet

Pemberhentian mikro lockdown di RT 06/RW 03, Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Rabu (2/6/2021) kini menyisakan dua kasus aktif Covid-19.

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Penurunan spanduk sebagai bentuk berhentinya pemberlakuan mikro lockdown di permukiman warga RT 06/RW 03 Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (2/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Pemberhentian mikro lockdown di RT 06/RW 03, Kelurahan/Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Rabu (2/6/2021) kini menyisakan dua kasus aktif Covid-19.

Lurah Ciracas Rikia Marwan mengatakan kasus aktif Covid-19 terdiri dari dua warganya yang hingga Kamis (3/6/2021) masih menjalani isolasi di RS Darurat Wisma Atlet, Jakarta Pusat.

"Keduanya sudah di-swab, tinggal menunggu hasilnya. Begitu negatif langsung diperbolehkan pulang dan RT 06/RW 03 bisa dinyatakan zona hijau," kata Rikia saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Kamis (4/6/2021).

Satgas Covid-19 Kelurahan Ciracas optimis dua warga RT 06/RW 03 yang masih menjalani perawatan lekas dinyatakan sembuh karena berdasar laporan kondisinya terus membaik.

Keduanya bagian dari total 36 kasus terkonfirmasi Covid-19 di RT 06/RW 03 yang penularannya dipicu saat sejumlah warga menolong tetangga mereka yang sakit berobat ke RS.

Setelah mengetahui tetangga mereka yang bawa berobat ke RS terkonfirmasi Covid-19 warga yang melakukan kontak erat melakukan tes swab, hasilnya ditemukan penularan Covid-19.

Baca juga: Mama Muda Dimutilasi Teman Kencan, Tiga Kata Terakhir Korban Terngiang di Benak Pelaku

Baca juga: Viral Mie Rebus Rp 54 Ribu di Puncak Bogor, Penjual Berdalih Bukan Tembak Harga, Ini Katanya

Baca juga: Uji Coba Euro 2020 - Timnas Turki Taklukkan Moldova Dua Gol Tanpa Balas

"Untuk satu warga yang sebelumnya isolasi mandiri di rumah sekarang sudah dinyatakan sembuh, dari tanggal 2 Juni kemarin hasil PCR-nya sudah negatif. Tapi tetap diminta isolasi selama lima hari ke depan," ujarnya.

Rikia mengimbau warga tetap mematuhi protokol kesehatan meski mikro lockdown atau pengendalian ketat berskala lokal (PKBL) dihentikan guna mencegah kasus klaster Covid-19 serupa terjadi.

Dengan total dua kasus aktif Covid-19, RT 06/RW 03 yang sebelumnya menerapkan mikro lockdown selama 14 hari kini berstatus zona kuning risiko penyebaran Covid-19 sesuai kategori BNPB.

"Kita tetap ingatkan warga pentingnya protokol kesehatan, karena walaupun mudah dilakukan tapi manfaatnya besar. Untuk warga yang negatif Covid-19 juga minta segera mengikuti program vaksinasi Covid-19," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved