Breaking News:

Ingin Daur Ulang Popok Bekas demi Selamatkan Bumi? Begini Caranya

Ingin ikut aksi selamatkan bumi dengan daur ulang popok bekas? berikut caranya, cukup unduh aplikasi ini.

Freepik
Ilustrasi. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Ingin ikut aksi selamatkan bumi dengan daur ulang popok bekas? berikut caranya.

Untuk diketahui, saat ini, perkiraan pasar popok di Indonesia mencapai USD 1,6 miliar, yang merupakan pasar terbesar keenam di dunia.

Popok telah menjadi bagian utama dari bisnis Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) karena sebagian besar penjualan Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) berasal dari produk popok.

Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan proses dan dampak bisnis popok dari hulu ke hilir, mulai pada pemenuhan kebutuhan pelanggan dengan produk yang aman dan efektif hingga mengelola limbah produk bekas pakai demi kesejahteraan lingkungan dan masyarakat.

Kini Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) telah menandatangani perjanjian kemitraan engan platform ekonomi sirkular, Duitin, untuk mendorong pengumpulan popok bekas yang akan didaur ulang.

"Dengan pendekatan kolektif dan menggabungkan kemampuan Duitin dalam pengumpulan sampah daur ulang, kami yakin dapat meningkatkan pengumpulan limbah popok,” kata Hendra Setiawan, Presiden Direktur Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) dalam keterangannya pada Jumat (4/6).

Baca juga: Terima SK LAZ Provinsi, Taman Zakat Siap Buka Kantor Perwakilan Permudah Donasi

Kemitraan dengan platform ekonomi sirkular lokal, Duitin, akan berfokus pada pengumpulan limbah popok di wilayah Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan.

Duitin bertanggung jawab untuk menjalankan, mengumpulkan, dan mengirimkan popok bekas ke fasilitas pengolahan mitra Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) mulai akhir Juni 2021.

Hasil pengumpulan popok bekas kemudian akan diproses oleh Sarana Olah Sampah - komunitas lokal yang membantu dalam pemilahan, pemilihan dan pengolahan sampah melalui metode konvensional - menjadi produk kerajinan tangan yang memiliki nilai tambah.

"Kami juga berharap program ini dapat mendorong masyarakat untuk melakukan kegiatan yang bermakna dengan memilah dan mendaur ulang sampah," terang Adijoyo Prakoso, Co-Founder Duitin.

Halaman
12
Editor: Kurniawati Hasjanah
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved