Breaking News:

Vaksinasi ODGJ Perlu Penanganan Khusus, Dinkes Kota Bekasi Lakukan Koordinasi ke Panti Rehabilitasi

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi masih menyusun persiapan vaksinasi dengan sasaran orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Freepik
Ilustrasi vaksin covid-19 

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi masih menyusun persiapan vaksinasi dengan sasaran orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi Dezy Syukrawati mengatakan, penyuntikan vaksin ke ODGJ tidak bisa disamakan dengan orang biasa.

Sebab kata dia, tahapan skrining kesehatan akan jauh lebih rumit ketimbang dengan sasaran orang biasa.

"Orang dengan gangguan jiwa tidak bisa kita duga keluhannya, artinya dia mentalnya sakit, jangan sampai kondisi kesehatannya sakit juga kita tetap bablas suntik," kata Dezy, Sabtu (5/6/2021).

Baca juga: Orang Dengan Gangguan Jiwa di Kota Bekasi Bakal Disuntik Vaksin Covid-19

Jika pada orang normal proses skrining dilakukan dengan tes kesehatan tensi darah dan wawancara, pada ODGJ hal ini tetap akan dilakukan.

Namun yang jadi kendala, proses wawancara tentu saja harus didampingi oleh pihak keluarga atau perawat panti atau rumah sakit jiwa tempat dia menjalani rehabilitasi.

"Karena orang dengan gangguan jiwa belum tentu bisa diajak ngobrol, jika memang dia bisa diajak mengobrol belum tentu juga di bisa menyebutkan keluhan-keluhan riwayat penyakitnya," papar dia.

TONTON JUGA:

Untuk itu, Dinkes Kota Bekasi tengah melakukan koordinasi dengan rumah sakit jiwa serta panti rehabilitasi tempat perawatan ODGJ.

"Kita akan melakukan pendekatan kalau dia misalnya ODGJ tapi berada di tengah keluarga kita lebih enak, artinya kita minta dukungan dari keluarganya," tuturnya.

"Kalau mereka ada di panti pasti kan ada pengawasan dari pantinya jadi kita lagi koordinasi terus ya," tegasnya.

Baca juga: 150.000 Karyawan Ritel dan Pelaku UMKM di 5 Wilayah DKI Ditargetkan Rampung Suntik Vaksin Covid-19

Dinkes sejauh ini juga masih mengumpulkan data saran vaksin ODGJ di Kota Bekasi, panti rehabilitasi juga sudah diminta menyerahkan data berapa jumlah pasien yang ada di tempatnya.

Dari data itu, Dinkes nanti akan melakukan skrining untuk memastikan ODGJ mana saja yang benar-benar laik menjadi sasaran vaksin.

"Kita data dulu, kalau ditanya sudah rampung berapa yang menjadi sasaran vaksin baru kita tentukan di mana lokasi vaksinasinya, apakah di tempatkan di satu tempat atau seperti apa, ini masih didiskusikan," tegas dia. 

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved