Breaking News:

Peringati Hari Kelahiran Pancasila, Ketua PPK KOSGORO 1957 Temui Veteran Perang

Dalam rangka memperingati hari kelahiran hari Pancasila, 1 Juni 2021 Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Fikarno Laksono berkunjung ke veteran perang

Istimewa
Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Fikarno Laksono menyempatkan diri untuk berkunjung ke Veteran di sela-sela kegiatan yang dilakukan selama di Surabaya. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Dalam rangka memperingati hari kelahiran hari Pancasila, 1 Juni 2021 Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 Dave Fikarno Laksono menyempatkan diri untuk berkunjung ke Veteran di sela-sela kegiatan yang dilakukan selama di Surabaya.

Tujuan dari kunjungan ini untuk mengetahui peran Pemerintah dalam memperhatikan kondisi Veteran saat ini, salah satunya adalah Kapten Iswari yang merupakan satu-satunya yang masih hidup dalam daftar nama Pejuang Surabaya yang terpampang namanya dalam Monumen Wirya Surya Agung di Surabaya, beliau juga pelaku sejarah dalam Permesta.

"Suatu kebanggan saya sebagai Ketua Umum PPK Kosgoro 1957, diberi kesempatan untuk bertemu langsung pelaku sejarah yang masih hidup dalam peperangan di Surabaya dan Permesta, yang nama beliau terpampang jelas di Monumen Wirya Surya Agung kebanggaan masyarakat di Surabaya," kata Dave dalam keterangannya, Minggu (6/6/2021).

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17 Dibuka: Simak Cara Daftar dan Besaran Insentif yang Didapat

Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Politikus Golkar: Generasi Muda Harus Tahu Sejarah Kehebatan Pendiri Bangsa

 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya harusnya memberikan perhatian khusus, terlebih kepada Kapten Iswari yang sampai saat ini menjadi satu satunya pelaku sejarah yang masih hidup terhadap perjuangan di Kota Surabaya.

"Perhatian khusus bagi Pemprov maupun Pemkot terhadap Pejuang-pejuang kemerdekaan, baik secara moral maupun materiil, karena beliau-beliau ini merupakan pelaku sejarah yang harus diperhatikan," tambah Anggota DPR RI Komisi I itu.

Bukti nyata dapat terlihat dalam bangunan Monumen Wirya Surya Agung, bawasannya terdapat nama-nama para pejuang yang selama ini telah merelakan nyawanya untuk merebut kemerdekaan di Surabaya serta menjadi saksi hidup dalam pertarungan Permesta. Surabaya merupakan kota pahlawan sudah semestinya di kota inilah para pejuang kemerdekaan mendapatkan perhatian lebih dari Pemerintah, baik tingkat Kota, Provinsi maupun Pusat.

"Kosgoro 1957 akan menjadi pelopor terdepan untuk memperjuangkan nasib para veteran di Indonesia, karena Kogoro 1957 merupakan hasil dari peran para pejuang kemerdekaan, maka dari itu kami Kosgoro 1957 akan fokus juga dalam rangka memperjuangkan hak-hak para veteran di Indonesia," tutur Dave.

Kapten Iswari merupakan pelaku sejarah yang perlu dikenang bagi kita generasi penerus bangsa khususnya pemuda di Surabaya dengan menghargai pengorbanannya serta perjuangannya, baik saat era sebelum kemerdekaan hingga saat ini.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved